Rif'at Artiana
Universitas Sebelas Maret

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PEMEROLEHAN SINTAKSIS BAHASA INDONESIA SEBAGAI BAHASA KEDUA PADA ANAK SEKOLAH DASAR BERLATAR BAHASA JAWA Rif'at Artiana; Ani Rakhmawati
Diksatrasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 10, No 2 (2026): JURNAL DIKSATRASIA JULI 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/diksatrasia.v10i2.22779

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana anak-anak sekolah dasar yang menggunakan bahasa Jawa sebagai bahasa pertama mempelajari tata bahasa bahasa Indonesia sebagai bahasa kedua. Selain itu, penelitian juga mengeksplorasi faktor-faktor yang memengaruhi proses ini serta dampaknya terhadap pembelajaran Bahasa Indonesia di tingkat SD. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek paling banyak adalah siswa kelas II dan III SD yang menggunakan bahasa Jawa sebagai bahasa pertama. Data dikumpulkan melalui pengamatan, wawancara, dan pengumpulan dokumen, kemudian dianalisis dengan metode analisis tematik menggunakan teknik triangulasi untuk memastikan keandalan data. Hasil menunjukkan bahwa cara anak-anak mempelajari tata bahasa bahasa Indonesia terjadi secara alami melalui interaksi sehari-hari di lingkungan sekolah. Pengetahuan tentang struktur kalimat diperoleh dari paparan input bahasa yang bermakna serta penggunaan bahasa dalam situasi komunikasi nyata, bukan dari pemahaman aturan secara eksplisit. Bahasa pertama, yaitu bahasa Jawa, masih memengaruhi tata bahasa bahasa Indonesia yang digunakan anak-anak, terutama dalam penataan kata dan pola kalimat. Berbagai faktor seperti usia, lingkungan penggunaan bahasa, kualitas input, serta frekuensi interaksi sosial ternyata sangat berpengaruh terhadap proses mempelajari tata bahasa bahasa kedua. Penelitian menyimpulkan bahwa kesalahan dalam penggunaan tata bahasa merupakan bagian dari proses perkembangan bahasa. Oleh karena itu, pembelajaran Bahasa Indonesia di tingkat SD perlu dirancang secara komunikatif, kontekstual, dan berpusat pada siswa agar peningkatan kemampuan tata bahasa dapat berjalan optimal.Kata Kunci: pemerolehan bahasa; sintaksis; bahasa Indonesia sebagai bahasa kedua; siswa sekolah dasar; bahasa JawaAbstractThis study aims to describe how elementary school children who speak Javanese as their first language learn Indonesian grammar as a second language. Furthermore, the study explores the factors that influence this process and its impact on Indonesian language learning at the elementary school level. The study used a descriptive qualitative approach, with the majority of subjects being second and third grade elementary school students who speak Javanese as their first language. Data were collected through observation, interviews, and document collection, then analyzed using thematic analysis using triangulation techniques to ensure data reliability. The results indicate that children learn Indonesian grammar naturally through daily interactions in the school environment. Knowledge of sentence structure is acquired from exposure to meaningful language input and language use in real communication situations, rather than from explicit understanding of rules. Their first language, Javanese, still influences the Indonesian grammar used by children, particularly in word order and sentence patterns. Various factors such as age, language environment, input quality, and frequency of social interaction significantly influence the process of learning second language grammar. The study concludes that errors in grammatical use are part of the language development process. Therefore, Indonesian language learning at the elementary school level needs to be designed in a communicative, contextual, and student-centered manner to optimally improve grammar skills.Keywords: language acquisition; syntax; Indonesian as a second language; elementary school students; Javanese language