Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Edukasi Gizi Seimbang pada Anak Sekolah SD dan SMP Penerima Program MBG di Kabupaten Sleman, Yogyakarta Yeni Prawiningdyah; Dwi Budiningsari; Alvina Dewi Listyaningsih; Jasmine Nurnajmah Aulia; Anisah Raihan Nabilah; Chalista Nur Aulia; Hikari Zahirah Saviestya; Tasya Khoirunnisa
Jurnal Pengabdian Mitra Indonesia Vol 2 No 3: Agustus 2026
Publisher : Mitra Akademia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67380/jpmina.v2i3.40

Abstract

Program gizi untuk mengatasi masalah gizi anak dan remaja dengan pendekatan berbasis sekolah dinilai sebagai strategi penyampaian program gizi yang paling efektif. Pemerintah Indonesia menerapkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai upaya perbaikan gizi anak sekolah. Salah satu indikator keberhasilan pada aspek output berupa tersalurkannya makanan bergizi dan terlaksananya edukasi gizi kepada sasaran program, yakni anak sekolah. Kurangnya pengetahuan terhadap gizi berpotensi menyebabkan anak memilih-milih makanan, menimbulkan sisa makanan (food waste) hingga tidak tercapainya tujuan program tersebut. Tujuan kegiatan ini sejalan dengan tujuan program MBG yakni peningkatan status gizi anak sekolah, melalui pemberian edukasi gizi seimbang kepada siswa. Metode yang digunakan yaitu studi quasi-eksperimen dengan rancangan pre-post test without control group design. Sasaran kegiatan ini adalah siswa di SDN Pendowoharjo dan SMPN 5 Sleman, Yogyakarta. Kegiatan yang dilaksanakan berupa sosialisasi terkait gizi seimbang menggunakan media power point, poster, lembar permainan, dan buku saku. Hasil kegiatan berupa peningkatan pengetahuan siswa yang ditandai dengan peningkatan rata-rata nilai siswa setelah diberikan edukasi.
Edukasi Keracunan Makanan dan Pengolahan Makanan pada Penjamah Makanan di Kantin SMA Negeri Kota Magelang Dwi Budiningsari; Fitrina Mahardani Kusumaningrum; Ayu Khoirunisa; Kivani Amalia Sekarsari; Rizki Ridho Miranti
Panrannuangku Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengembangan Teknologi dan Rekayasa, Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35877/panrannuangku4272

Abstract

Pada tahun 2022, tercatat lima kasus keracunan makanan di Jawa Tengah dengan 109 korban sakit dan dua orang meninggal. Sejumlah makanan yang beredar di sekolah masih ditemukan mengandung bahan kimia berbahaya seperti formalin, boraks, dan rhodamin-B. Jenis makanan yang paling sering dikonsumsi siswa, yaitu nasi telur, ayam goreng, nasi goreng, mi ayam, mi instan, dan sop ayam. Menu tersebut berasal dari bahan yang rentan tercemar mikroorganisme patogen jika tidak diolah dengan tepat. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran mengenai pentingnya keamanan pangan serta higiene dan sanitasi pada penjamah makanan di kantin sekolah guna meminimalkan kejadian keracunan makanan. Metode yang digunakan yaitu edukasi, dengan pre-test dan post-test. Media yang digunakan yaitu power point, video, poster, dan booklet. Hasil pre-test menunjukkan 93,3% penjamah makanan memiliki pengetahuan baik. Pada post-test, 100% penjamah makanan menunjukkan pengetahuan baik. Terdapat peningkatan pengetahuan mengenai keamanan pangan serta higiene dan sanitasi pada penjamah makanan.