Program gizi untuk mengatasi masalah gizi anak dan remaja dengan pendekatan berbasis sekolah dinilai sebagai strategi penyampaian program gizi yang paling efektif. Pemerintah Indonesia menerapkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai upaya perbaikan gizi anak sekolah. Salah satu indikator keberhasilan pada aspek output berupa tersalurkannya makanan bergizi dan terlaksananya edukasi gizi kepada sasaran program, yakni anak sekolah. Kurangnya pengetahuan terhadap gizi berpotensi menyebabkan anak memilih-milih makanan, menimbulkan sisa makanan (food waste) hingga tidak tercapainya tujuan program tersebut. Tujuan kegiatan ini sejalan dengan tujuan program MBG yakni peningkatan status gizi anak sekolah, melalui pemberian edukasi gizi seimbang kepada siswa. Metode yang digunakan yaitu studi quasi-eksperimen dengan rancangan pre-post test without control group design. Sasaran kegiatan ini adalah siswa di SDN Pendowoharjo dan SMPN 5 Sleman, Yogyakarta. Kegiatan yang dilaksanakan berupa sosialisasi terkait gizi seimbang menggunakan media power point, poster, lembar permainan, dan buku saku. Hasil kegiatan berupa peningkatan pengetahuan siswa yang ditandai dengan peningkatan rata-rata nilai siswa setelah diberikan edukasi.
Copyrights © 2026