Dinda Uswatun Hasanah
Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Persepsi Masyarakat Terhadap Dampak Perkebunan dan Pabrik Kelapa Sawit: Tinjauan Literatur Tentang Aspek Ekonomi, Sosial, Dan Lingkungan Dinda Uswatun Hasanah; Asih Mulyaningsih
Jurnal Ilmu Pertanian Tirtayasa Vol 8, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33512/jipt.v8i1.40114

Abstract

Penelitian ini mengkaji persepsi masyarakat terhadap dampak keberadaan perkebunan dan pabrik kelapa sawit yang berkaitan dengan manfaat ekonomi serta konsekuensi sosial dan lingkungan pada tingkat lokal. Permasalahan ini penting dikaji karena kontribusi ekonomi sektor kelapa sawit pada tingkat nasional tidak selalu sejalan dengan manfaat dan dampak yang dirasakan oleh masyarakat di sekitar perkebunan dan pabrik. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kecenderungan persepsi masyarakat, faktor-faktor yang berkaitan dengan pembentukan persepsi, serta variasi temuan pada aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan. Penelitian menggunakan pendekatan tinjauan literatur dengan menganalisis 10 artikel ilmiah dari jurnal nasional dan internasional. Literatur ditelaah melalui identifikasi, seleksi, ekstraksi informasi, dan sintesis naratif berdasarkan tema ekonomi, sosial, dan lingkungan. Hasil kajian menunjukkan bahwa persepsi masyarakat bersifat beragam dan multidimensional. Manfaat ekonomi berupa peningkatan pendapatan, kesempatan kerja, dan pembangunan infrastruktur berkaitan dengan persepsi positif, tetapi distribusi manfaat yang tidak merata dapat menimbulkan persepsi negatif. Pada aspek sosial, persepsi dipengaruhi oleh akses terhadap pekerjaan dan sumber daya, hubungan dengan perusahaan, serta perubahan sosial dan konflik lahan. Sementara itu, dampak pencemaran dan perubahan lingkungan menjadi faktor penting dalam pembentukan persepsi terhadap keberadaan industri kelapa sawit. Temuan juga menunjukkan peluang penerimaan terhadap praktik pengelolaan yang lebih berkelanjutan, termasuk agroforestri.