Sopi Ali Mubarok
Institut Pendidikan Indonesia Garut, Garut, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGEMBANGAN MEDIA GOOGLE SLIDE INTERAKTIF BERBASIS ADDIE UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS PUISI RAKYAT SISWA: DEVELOPMENT OF ADDIE-BASED INTERACTIVE GOOGLE SLIDES MEDIA TO ENHANCE STUDENTS' FOLK POETRY WRITING SKILLS Sopi Ali Mubarok; Ayi Rohilah; Ayu Puji Rahayu
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 16 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbsi.v16i1.115070

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran interaktif berbasis Google Slides menggunakan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation) untuk meningkatkan kemampuan menulis puisi rakyat siswa kelas VII SMPN Satu Atap 4 Culamega. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan subjek uji coba sebanyak 21 siswa. Data dikumpulkan melalui observasi, angket, dokumentasi, dan tes unjuk kerja menulis puisi rakyat, kemudian dianalisis menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil validasi tiga ahli menunjukkan media berada pada kategori sangat baik dengan rata-rata kelayakan sebesar 90%. Implementasi media menunjukkan peningkatan kemampuan menulis puisi rakyat pada enam indikator, yaitu struktur puisi, pola rima, penggunaan diksi, kreativitas isi, amanat, dan keterpaduan makna, dengan rata-rata skor meningkat dari 59,5% menjadi 84,7% (N-Gain 0,62, kategori sedang cenderung tinggi). Peningkatan tertinggi terjadi pada aspek kreativitas isi, yaitu sebesar 33 poin persentase. Selain itu, respons siswa terhadap media tergolong sangat positif dengan rata-rata 89,5%. Dengan demikian, media pembelajaran interaktif berbasis Google Slides yang dikembangkan melalui model ADDIE efektif digunakan dalam pembelajaran puisi rakyat di sekolah menengah pertama, khususnya pada sekolah dengan keterbatasan sumber daya seperti sekolah satu atap.