Latar Belakang: Kepuasan pasien di ruang rawat inap masih menjadi perhatian karena masih terdapat keluhan mengenai kecepatan pelayanan, ketanggapan tenaga kesehatan, komunikasi, dan kenyamanan selama perawatan. Kondisi ini menunjukkan kualitas pelayanan belum sepenuhnya memenuhi harapan pasien sehingga perlu dianalisis faktor yang berhubungan dengan kepuasan pasien.Tujuan: Menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kepuasan pasien terhadap pelayanan kesehatan serta mengidentifikasi faktor yang paling dominan. Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional di ruang rawat inap RSUD Talang Ubi pada Maret–April 2026. Populasi penelitian seluruh pasien rawat inap dengan sampel 108 responden, kriteria inklusi usia ≥18 tahun, dirawat minimal 2×24 jam, mampu berkomunikasi, bersedia menjadi responden. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis secara univariat, bivariat menggunakan uji Chi-square, serta multivariat menggunakan regresi logistik berganda. Hasil: Variabel responsiveness berhubungan dengan kepuasan pasien, sedangkan variabel umur, jenis kelamin, pendidikan, tangibility, reliability, assurance, dan empathy tidak berhubungan dengan kepuasan pasien. Analisis multivariat menunjukkan bahwa responsiveness merupakan faktor paling dominan yang berhubungan dengan kepuasan pasien (OR = 2,559; p = 0,03). Saran: Rumah sakit diharapkan meningkatkan kualitas pelayanan melalui peningkatan kompetensi, komunikasi, profesionalisme, dan ketanggapan tenaga kesehatan agar kepuasan pasien di ruang rawat inap semakin meningkat.Kata Kunci: Kepuasan Pasien, Pelayanan Kesehatan, Rumah Sakit