Muhammad Muhammad
Magister Administrasi Pendidikan, Universitas Al Muslim, Bireuen, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Implementasi Sistem Informasi Manajemen Berbasis Platform Digital terhadap Promosi Sekolah SMA di Kabupaten Bireuen Muhammad Muhammad; Jamaluddin Idris; Saiful Bahri
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 3 No. 2 (2026): Mei-Agustus, Sustainable Development Goals (SDGs): Multidisciplinary Perspectiv
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/z9vhqe68

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perencanaan promosi sekolah berbasis platform digital, mendeskripsikan pengorganisasian sumber daya manusia (SDM), serta menjelaskan strategi promosi yang interaktif dan komunikatif pada Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri di Kabupaten Bireuen. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif yang dipadukan dengan metode survei deskriptif. Pemilihan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling yang menetapkan dua sekolah sebagai subjek penelitian, yaitu SMA Negeri 1 Bireuen dan SMA Negeri 1 Samalanga. Analisis data kualitatif dilakukan dengan menggunakan perangkat lunak CAQDAS NVivo. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan dalam penerapan Sistem Informasi Manajemen (SIM) dan efektivitas promosi pada kedua sekolah. SMA Negeri 1 Bireuen berhasil menerapkan strategi promosi terpadu dengan mengoptimalkan situs web resmi sebagai pusat data formal dan legal serta secara aktif memanfaatkan akun TikTok sebagai media kreativitas visual bagi generasi muda. Dengan didukung oleh alokasi anggaran BOS yang memadai, kuota penerimaan peserta didik baru di SMA Negeri 1 Bireuen berhasil terpenuhi secara stabil, yaitu sebanyak 360 siswa setiap tahun selama periode 2024–2026. Sebaliknya, SMA Negeri 1 Samalanga menghadapi kendala teknis yang serius, yaitu tidak aktifnya situs web resmi sekolah selama satu tahun setelah tahun 2024 akibat masalah kedaluwarsa domain dan hosting. Oleh karena itu, kegiatan promosi lebih mengandalkan platform TikTok serta penyematan tautan berkas pendaftaran melalui Google Drive.