Galih Muhamad Faqih
Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Medika Suherman

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Pemberian Ekstrak Etanol 96% Kulit Pisang Raja (Musa x paradisiaca L.) terhadap Gambaran Histopatologi Paru Mencit Putih (Mus musculus) yang Dipaparkan Asap Rokok Galih Muhamad Faqih; Errol Rakhmad Noordam; La Ode Muhammad Anwar; Iin Hardiyati
JIKES : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 5 No. 1 (2026): Juli-Desember 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/jik.v5i1.2520

Abstract

Paparan asap rokok memicu produksi radikal bebas berlebih yang menyebabkan stres oksidatif dan kerusakan jaringan paru. Kulit pisang raja (Musa × paradisiaca L.), yang selama ini banyak terbuang sebagai limbah, diketahui mengandung senyawa bioaktif seperti flavonoid, tanin, dan saponin yang berpotensi sebagai antioksidan alami. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pemberian ekstrak etanol 96% kulit pisang raja terhadap gambaran histopatologi paru mencit putih (Mus musculus) yang dipapar asap rokok pada tiga variasi dosis, serta menentukan dosis dengan efek protektif paling optimal. Penelitian eksperimental in vivo ini menggunakan enam kelompok mencit jantan (normal, kontrol negatif, kontrol positif, dan tiga kelompok dosis ekstrak 42, 63, dan 84 mg/kg bb) yang dipapar asap rokok selama 14 hari. Parameter yang diamati meliputi standarisasi dan skrining fitokimia ekstrak, kadar hemoglobin, serta skor histopatologi paru (hemoragi, infiltrasi sel radang, dan penebalan septa alveoli). Hasil menunjukkan ekstrak memenuhi sebagian besar syarat standarisasi mutu dan positif mengandung alkaloid, flavonoid, tanin, dan saponin. Kelompok kontrol negatif menunjukkan skor kerusakan tertinggi (2,3), sedangkan ketiga kelompok dosis ekstrak menunjukkan pola dose-response yang konsisten, dengan skor terendah pada dosis 84 mg/kg bb (1,0), diikuti 63 mg/kg bb (1,4) dan 42 mg/kg bb (1,7). Disimpulkan bahwa ekstrak etanol kulit pisang raja berpengaruh terhadap perbaikan gambaran histopatologi paru mencit yang dipapar asap rokok, dengan dosis 84 mg/kg bb sebagai dosis paling optimal.