Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

SOSIALISASI BAHAYA PENGGUNAAN GADGET DI SDN 12 BUNOBOGU DESA POKOBO Dahliana B. Djanan; Suharni Suharni; Moh Jusran; Kasmawati J Mahadali; Jamal Sandi; Mustakim Mustakim
Makapande Mengabdi: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 3 (2025): September
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Madako Tolitoli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.2001/makapande.v1i3.1246

Abstract

Penggunaan smartphone pada anak-anakusia dini dan sekolah dasar, dalam hal ini, peran orang tua sangat dibutuhkan dalam mengawasi penggunaan gadget pada anak, karena tanpa adanya pengawasan yang tepat anak-anak berisiko terpapar konten yang tidak sesuai usianya, kecanduan bermain game, atau menghabiskan waktu terlalu lama di depan layar. Dengan bimbingan dan keterlibatan aktif orang tua, anak-anak dapat diarahkan untuk menggunaan gadget sebagai sarana belajar, mencarai informasi yang bermanfaat, serta mengembangankan kreativitas. Selain itu, orang tua juga perlu menetapkan aturan, memberikan contoh penggunaan gadget yang bijak, dan menciptakan komunikasi yang terbuka agar anak merasa didampingi dalam menghadapi tantangan di era digital saat ini. Sejalan dengan permasalahan yang telah dijelaskan diatas yaitu tentang bahaya  menggunakan  gadget  terhadap anak, maka merujuk pada hasil observasi yang dilakukan sebelum dan sesudah solusi yang diberikan  kepada objek pengabdian, menunjukkan adanya perubahan yang signifikan dalam perilaku dan pola belajar mereka di SDN 12 Bunobogu Desa Pokobo, Kecamatan Bunobogu, Kabupaten Buol sebagai tempat pelaksanaan kegiatan, maka dapat disimpulkan bahwa dampak dari dilakukannya bimbingan ini sangat  penting, jika diamati  hasil  observasi, dapat diketahui bahwa  setelah  dilakukan  pembinaan, anak-anak yang bersekolah di SD Negeri 12 Bunobogu desa Pokobo memperlihatkan peningkatan yang cukup berarti, baik dari sisi akademik maupun non akademik. Dari aspek akademik, anak-anak terlihat lebih fokus dalam menerima pelajaran, memiliki rasa ingin tahu yang tinggi, serta mulai terbiasa mengerjakan tugas dengan lebih mandiri. Sementara itu, dari aspek non akademik, anak-anak lebih tertib, salintg menghargai, dan menunjukkan sikap tanggung jawab terhadap aturan yang berlaku di sekolah.