Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PERAN PEMERINTAH DESA DALAM MENANGANI BAHAYA HEWAN TERNAK YANG MERUSAK PEKARANGAN WARGA Charla M Supu Charla; Nursam Nursam; Sahrul Sahrul; Eka Liow; Abd. Razak Musahib
Makapande Mengabdi: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 4 (2025): Desember
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Madako Tolitoli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.2001/makapande.v1i4.1273

Abstract

Permasalahan hewan ternak yang dibiarkan berkeliaran di lingkungan permukiman sering menimbulkan konflik dan kerugian bagi masyarakat, khususnya akibat kerusakan pekarangan, tanaman pertanian, dan fasilitas milik warga. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya peningkatan kesadaran masyarakat serta penguatan peran pemerintah desa dalam menciptakan tata kelola pemeliharaan hewan ternak yang tertib dan bertanggung jawab. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman pemerintah desa dan masyarakat mengenai dampak serta langkah-langkah penanganan hewan ternak yang berkeliaran dan merusak pekarangan warga, sekaligus merumuskan solusi yang dapat diterapkan secara bersama. Kegiatan dilaksanakan di Balai Desa Ogolali pada tanggal 25 Juli 2025 dengan melibatkan perangkat desa, tokoh masyarakat, pemilik ternak, dan warga. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan, diskusi kelompok, identifikasi permasalahan, serta penyusunan kesepakatan bersama mengenai penertiban dan pengelolaan hewan ternak. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan ternak, tanggung jawab pemilik hewan, serta perlunya aturan yang mengatur keberadaan ternak di lingkungan permukiman. Kegiatan juga menghasilkan komitmen pemerintah desa dan masyarakat untuk mendorong penerapan Peraturan Desa (Perdes) tentang penertiban hewan ternak sebagai instrumen pengendalian dan pencegahan kerusakan pekarangan warga. Kesepakatan bersama tersebut diharapkan dapat menjadi dasar dalam menciptakan lingkungan desa yang lebih tertib, aman, dan kondusif serta mengurangi potensi konflik antara pemilik ternak dan masyarakat. Keberlanjutan program melalui sosialisasi Perdes, pengawasan bersama, dan penerapan sanksi yang disepakati diharapkan dapat memperkuat kepatuhan masyarakat terhadap tata kelola hewan ternak di Desa Ogolali