Julia Susanti
Universitas Muhammadiyah Muara Bungo

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Meningkatkan Kemampuan Membaca Permulaan Dengan Menggunakan Metode Struktural Analitik  Sintetik  Dikelas I SD Negeri 071/II Sungai Gambir Julia Susanti; Tri Wera Agrita; Aprizan Aprizan
Master of Pedagogy and Elementary School Learning Vol. 2 No. 2 (2026): Juli
Publisher : CV. Master Literasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63461/mapels.v22.210

Abstract

Kemampuan membaca yang rendah pada siswa kelas 1 SD Negeri 071/II Sungai Gambir menjadi pendorong utama penelitian ini. Berdasarkan hasil ujian awal, 13 siswa (68%) mampu membaca dengan lancar, sedangkan hanya 6 siswa (31%) yang mampu membaca dengan sangat lancar. Penelitian ini menggunakan teknik Structural Analytic Synthetic (SAS) untuk meningkatkan keterampilan membaca awal. Penelitian Tindakan Kelas (PTC), yang dilakukan dalam dua siklus, menjadi metodologi penelitian yang digunakan. Setiap siklus terdiri dari empat fase: perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi, yang berlangsung selama dua pertemuan. Alat penelitian meliputi soal-soal tes membaca awal dan lembar pengamatan guru dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) keterampilan membaca awal dapat ditingkatkan melalui penggunaan teknik Structural Analytic Synthetic. Peningkatan aktivitas pengajaran guru dari siklus I, yang memenuhi kriteria memuaskan 64% dan baik 70%, menjadi siklus II, yang memenuhi kriteria sangat baik 88% dan sangat baik 94%, menjadi bukti hal ini. Selain itu, persentase aktivitas pembelajaran meningkat dari 64% di siklus I menjadi 70%. “2) Secara umum, kemampuan siswa dalam mencapai tujuan pembelajaran membaca awal meningkat dari 68% pada siklus I menjadi 84% pada siklus II. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa siswa kelas satu di SD Negeri 071/II Sungai Gambir” dapat memperoleh manfaat dari teknik Structural Analytic Synthetic dalam hal kemampuan membaca awal mereka.