p-Index From 2021 - 2026
1.463
P-Index
This Author published in this journals
All Journal JURNAL PERTAMBANGAN
M. Yusuf
Sriwijaya University

Published : 14 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

POLA HUBUNGAN TEMPERATUR TERHADAP PEMBENTUKAN EMISI GAS METANA PADA SWABAKAR BATUBARA DI TEMPORARY STOCKPILE BANKO BARAT M. Yusuf
Jurnal Pertambangan Vol. 7 No. 4 (2023): November 2023
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jp.v7i4.2173

Abstract

Fenomena swabakar akan menurunkan kualitas dan kuantitas batubara yang menyebabkan kerugian ekonomi, sosial, dan lingkungan. Swabakar tersebut dicirikan oleh peningkatan temperatur secara perlahan sampai maksimum dan turun kembali melalui tahapan pemanasan dan pengeringan, devolatilisasi dan pirolisis, dan pembakaran arang. Tujuan penelitian mempelajari pola hubungan antara temperatur swabakar terhadap pembentukan emisi gas metana di temporary stockpile Banko Barat. Metode yang digunakan adalah survei lapangan pada hotspot swabakar di temporary stockpile Banko Barat dengan mengambil data temperatur swabakar dan emisi gas metana sebanyak 46 data menggunakan purposive sampling. Hasil korelasi dan regresi menggunakan perangkat lunak SPSS Versi 22 menunjukkan bahwa terdapat korelasi yang kuat antara temperatur swabakar dengan pembentukan emisi gas metana dengan nilai R sebesar 0,916 dengan model persamaan kuadrat Y = -0,48 + 0,014 X + (-4,019 x 10-6) X2. Kesimpulan dari penelitian menunjukkan bahwa temperatur swabakar memiliki pengaruh sangat yang kuat terhadap pembentukan pembentukan emisi gas metana pada swabakar batubara. Peningkatan temperatur yang sangat tinggi mencapai 1.742o C akan membentuk emisi gas metana sebesar 117.120 ppm. Usaha penanggulangan pembentukan emisi gas metana yang besar tersebut harus dilakukan dengan metode preventif pada swabakar batubara di temporary stockpile Banko Barat.
PEMILIHAN OPTIMUM PIT LIMIT BERDASARKAN VOLATILITAS HARGA BATUBARA MENGGUNAKAN DISCOUNTED CASH FLOW V. Hardiman; E. Ibrahim; B. Setiawan; M. Yusuf
Jurnal Pertambangan Vol. 8 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jp.v8i1.2260

Abstract

Nilai cadangan total dari sebuah pit pada tambang terbuka batubara didapatkan dari pemilihan pit shell dengan Net Present Value (NPV) tertinggi dari keseluruhan hasil pit optimasi yang telah dilakukan dengan bantuan perangkat lunak dengan algoritma tertentu. Pada umumnya NPV dihitung menggunakan harga batubara acuan (HBA) terbaru pada saat perhitungan dilakukan tanpa mempertimbangkan fluktuasi harga yang pernah terjadi. Sehingga nilai yang didapatkan tidak relevan lagi apabila terjadi perubahan harga yang sinifikan di masa mendatang. Penelitian bertujuan untuk menentukan optimum pit shell dari setiap hasil pit optimisasi dengan melakukan simulasi keekonomian menggunakan Discounted Cash Flow (DCF) berdasarkan volatilitas harga jual batubara historis. Metode DCF dipilih untuk mengambil keputusan karena mudah dipahami dan cepat diadopsi. Sifat dari metode ini sangat sensitif terhadap perubahan kecil dalam tingkat diskonto dan asumsi tingkat pertumbuhan. Metode DCF memperhitungkan NPV dari aliran kas berdasarkan harga jual komoditas bahan galian yang dianggap konstan dengan menetapkan discount factor. Volatilitas mewakili tingkat risiko suatu proyek yang dilihat dari perubahan harga jual dalam periode tertentu di masa lampau. Tahapan yang dilakukan mulai dari melakukan validasi model geologi, perhitungan break even stripping ratio, proses pit optimasi, perhitungan volatilitas harga batubara, sampai dengan valuasi DCF. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan optimum pit shell antara penggunaan HBA aktual dengan harga yang telah didiskon dengan volatilitas. Pit shell optimum dengan menggunakan volatilitas memiliki cadangan yang lebih rendah daripada pit shell optimum dengan penggunaan harga aktual HBA.
EVALUASI TEKNIS DAN BIAYA KEGIATAN RENCANA PASCA TAMBANG PADA LAHAN BEKAS TAMBANG BATUBARA DI PT BATUBARA BUKIT KENDI, SUMATERA SELATAN H. Novarinda; T. Toha; M. Yusuf
Jurnal Pertambangan Vol. 8 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jp.v8i1.2279

Abstract

Penambangan batubara sering menyebabkan degradasi lahan yang serius, erosi tanah, dan desertifikasi yang mempengaruhi pertumbuhan vegetasi lokal. Dengan demikian, reklamasi dan kegiatan rencana pasca tambang di lahan tambang batubara telah menjadi tugas penting untuk mencapai target penambangan hijau. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi aspek teknis dan menghitung optimasi biaya agar tercapainya tujuan dari aspek teknis kegiatan pasca tambang di PT Batubara Bukit Kendi (PT BBK). PT BBK sendiri telah berhenti produksi dari tahun 2010 dengan meninggalkan dua (2) void yaitu Void Utara dan Void Selatan. Total luasan Void Utara dan Void Selatan adalah 51,48 Ha. Void yang luas ini terjadi dikarenakan tambang yang terhenti di tengah puncak produksi sebelum kegiatan backfilling dilaksanakan, sehingga cadangan yang tersisa tidak dapat dioptimalkan lagi, dikarenakan pit yang dulu aktif sudah berubah menjadi void. Jenis penelitian merupakan exploratory research dengan menggunakan metode penelitian kuantitatif dan metode survey dalam kegiatan pasca tambang di PT BBK. Dari hasil penelitian didapatkan rencana kegiatan pascatambang PT BBK dibagi menjadi 3 bagian yaitu untuk fasilitas penunjang tambang akan dibongkar dan direklamasi lalu direvegetasi dengan tanaman sengon dan durian. Untuk jalan tambang belum dilaksanakan pembongkaran dikarenakan pada tahun 2020 hingga tahun 2025 jalan PT BBK masih digunakan oleh PT Prima Mulia Sarana Sejahtera (PT PMSS) sebagai jalan hauling dan area tersebut digunakan sebagai tapak proyek oleh PT PMSS. Sedangkan untuk void PT BBK akan dijadikan kolam budidaya ikan di void utara dan kolam penampungan air di void selatan. Biaya optimal untuk rangkaian kegiatan pascatambang pada tahun pertama adalah sebesar Rp 33.469.846.681,- .
OPTIMASI RECOVERY CASSITERITE (SnO2) PADA KIP TIMAH 19 PT TIMAH TBK R. Ferdian; T. Toha; E. Ibrahim; M. Yusuf; S. Komar
Jurnal Pertambangan Vol. 8 No. 2 (2024): Mei 2024
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jp.v8i2.2392

Abstract

Recovery cassiterite merupakan salah satu indikator dalam keberhasilan proses pemisahan cassiterite dengan mineral pengotornya. Kapal Isap Produksi (KIP) Timah 19 merupakan armada operasional penambangan milik PT Timah Tbk yang beroperasi di wilayah laut Kundur, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau. Proses pencucian bijih timah (cassiterite) pada KIP Timah 19 menggunakan Pan American Jig sebagai alat konsentrasinya, namun nilai recovery-nya masih di bawah standar perusahaan yaitu berkisar 90%-94%. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi variabel operasi jig yang mempengaruhi rendahnya capaian recovery cassiterite dalam proses pencucian bijih timah untuk mendapatkan recovery yang optimal sesuai dengan persyaratan perusahaan (di atas 96%). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif evaluatif dengan melakukan perubahan pada variabel operasi jig untuk mendapatkan hasil yang diharapkan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengoptimalan recovery pada jig dapat tercapai setelah dilakukan perubahan atau penyesuaian salah satu variabel operasi jig, yaitu dengan panjang 32 mm, 26 mm dan 19 mm dan frekuensi pukulan jig sebesar 140 pukulan per menit. Recovery akhir dari jig primer BB 1 dan BB 2 meningkat dari 94,27% dan 96,58% menjadi 98,60% dan 98,73%.