p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal BAITUL JUHDI
Ananda Risa Saputri
Universitas Muhammadiyah Lampung

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

SOSIALISASI SEKOLAH EDUKASI: PERLINDUNGAN DIRI BAGI ANAK DI DESA BATU BALAK KECAMATAN RAJABASA KEBUPATEN LAMPUNG SELATAN Ananda Risa Saputri; Jihan Aaqila Zain; Nelly Puspita Sari; Okta Saputra; Immawati Asniar
BAITUL JUHDI Vol 2 No 1 (2026): MEI
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Abu Zairi Bondowoso

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58293/e0h50q27

Abstract

Perlindungan diri bagi anak merupakan aspek penting dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang anak. Anak perlu memiliki pengetahuan dan keterampilan dasar untuk mengenali berbagai bentuk ancaman, memahami batasan diri, berani mengatakan tidak terhadap tindakan yang tidak sesuai, serta mengetahui pihak yang dapat dipercaya untuk dimintai bantuan. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi mengenai pentingnya perlindungan diri bagi anak serta meningkatkan pemahaman anak dalam mengenali, mencegah, dan menghadapi situasi yang berpotensi membahayakan dirinya di Desa Batu Balak, Kecamatan Rajabasa, Kabupaten Lampung Selatan. Metode yang digunakan adalah library research (studi kepustakaan) dengan mengumpulkan dan menganalisis berbagai sumber literatur yang relevan, seperti buku, jurnal ilmiah, artikel penelitian, serta sumber akademik lainnya yang berkaitan dengan perlindungan anak, pendidikan keselamatan diri, dan pencegahan kekerasan terhadap anak. Hasil kajian menunjukkan bahwa edukasi perlindungan diri sejak usia sekolah dapat membantu anak memahami hak atas keamanan, mengenali perilaku yang tidak pantas, menjaga batasan pribadi, serta meningkatkan keberanian untuk melaporkan tindakan yang mengancam keselamatan dirinya kepada orang dewasa yang dipercaya. Sosialisasi di sekolah juga dapat menjadi sarana untuk membangun kesadaran bersama antara anak, guru, dan lingkungan sekitar mengenai pentingnya menciptakan ruang yang aman bagi anak. Dengan demikian, sosialisasi sekolah edukasi perlindungan diri perlu dilakukan secara berkelanjutan dengan menggunakan metode yang sesuai dengan usia dan karakteristik anak agar pengetahuan yang diberikan dapat dipahami dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.