Maya Amalia Oesman Palapah
Prodi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Komunikasi, Universitas Islam Bandung, Indonesia.

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Relasi Antarpribadi dalam Ruang Komunikasi Digital pada Fitur Streak TikTok Sekar Ayu Kinanti; Maya Amalia Oesman Palapah
Bandung Conference Series: Communication Management 317 - 324
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcscm.v6i2.23956

Abstract

The rapid development of digital communication technology has transformed interpersonal interaction patterns, particularly among Generation Z students. This study aims to examine how TikTok’s streak feature functions as a medium of interpersonal communication in digital space, as well as how media literacy knowledge influences relationship management among students of Fikom Unisba class of 2022. This research uses a qualitative method with a case study approach under a constructivist paradigm. Data were collected through in-depth interviews, observation, and documentation involving selected informants using purposive sampling. Data analysis was conducted using the interactive model of Miles and Huberman, including data reduction, data display, and conclusion drawing. The results show that the streak feature is not merely a technical tool but a symbolic medium representing relationship continuity, encouraging routine and reciprocal communication, and maintaining long-distance connections. Additionally, students demonstrate media literacy understanding of knowledge through ethical communication practices, understanding of digital footprints, adaptive communication styles, and anticipation of miscommunication. Furthermore, students are able to balance their digital social needs with healthy media usage boundaries through time management, selective responses, and maintaining relational balance. This study concludes that digital communication practices are shaped by the interaction between technological affordances, social needs, and individual awareness. Perkembangan teknologi komunikasi digital telah mengubah pola interaksi antarpribadi, khususnya di kalangan mahasiswa Generasi Z. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran fitur streak TikTok sebagai media komunikasi dalam ruang digital serta mengkaji pengetahuan media literasi mahasiswa dalam mengelola relasi antarpribadi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus dan paradigma konstruktivisme. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap informan yang dipilih secara purposive. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fitur streak tidak hanya berfungsi sebagai alat teknis, tetapi juga sebagai simbol keberlanjutan relasi, media komunikasi ringan yang rutin, pendorong komunikasi dua arah, serta sarana menjaga keterhubungan jarak jauh. Selain itu, mahasiswa menunjukkan pemahaman kesadaran media literasi melalui penerapan etika komunikasi, pemahaman terhadap jejak digital, kemampuan menyesuaikan gaya komunikasi, serta upaya menghindari miskomunikasi. Mahasiswa juga mampu menyeimbangkan kebutuhan sosial digital dengan batas sehat bermedia melalui manajemen waktu, selektivitas respons, dan pengelolaan relasi. Penelitian ini menegaskan bahwa komunikasi digital merupakan hasil interaksi antara teknologi, kebutuhan sosial, dan kesadaran individu yang membentuk pengalaman komunikasi bermakna, adaptif, serta relevan dengan dinamika kehidupan digital mahasiswa pada era transformasi komunikasi kontemporer secara konsisten dalam berbagai konteks komunikasi.
Efektivitas Komunikasi Interpersonal Fasilitator dalam Tinjauan mengenai Edukasi Literasi Keuangan Nafisa Fadiya Putri; Maya Amalia Oesman Palapah
Bandung Conference Series: Communication Management 983 - 990
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcscm.v6i2.26214

Abstract

This study discusses the effectiveness of facilitators' interpersonal communication in financial literacy education within the Industrial Visit Program (NGANTRI) organized by the Financial Services Authority (OJK) of West Java Province. The purpose of this study is to examine the effectiveness of facilitators' interpersonal communication based on the five elements of interpersonal communication proposed by Joseph A. DeVito, namely openness, empathy, supportiveness, positiveness, and equality. This study employs a quantitative approach with a descriptive method. Data collection techniques were conducted through questionnaires, interviews, observations, and documentation. The population of this study consisted of participants in the NGANTRI Program at OJK West Java, while the sampling technique used Total sampling. The results show that facilitators' interpersonal communication in the NGANTRI Program was carried out effectively. Openness was reflected through clear information delivery and two-way communication. Empathy was shown through the facilitators' ability to understand participants' needs. Supportiveness, positiveness, and equality were reflected in a comfortable, interactive, and participatory communication atmosphere during the activities. The implementation of these five elements helped participants better understand financial literacy education materials.   Penelitian ini membahas efektivitas komunikasi interpersonal fasilitator dalam edukasi literasi keuangan pada Program Kunjungan Industri (NGANTRI) Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Jawa Barat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas komunikasi interpersonal fasilitator yang ditinjau melalui lima unsur komunikasi interpersonal menurut Joseph A. DeVito, yaitu keterbukaan (openness), empati (empathy), sikap mendukung (supportiveness), sikap positif (positiveness), dan kesetaraan (equality). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran angket, wawancara, observasi, dan dokumentasi. Populasi penelitian merupakan peserta Program NGANTRI OJK Jawa Barat dengan penentuan sampel menggunakan teknik Total sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi interpersonal fasilitator dalam Program NGANTRI OJK Jawa Barat berlangsung secara efektif. Keterbukaan terlihat melalui penyampaian informasi yang jelas dan adanya komunikasi dua arah. Empati terlihat dari kemampuan fasilitator memahami kebutuhan peserta. Sikap mendukung, sikap positif, dan kesetaraan tercermin melalui suasana komunikasi yang nyaman, interaktif, dan partisipatif selama kegiatan berlangsung. Penerapan kelima unsur komunikasi interpersonal tersebut membantu peserta memahami materi edukasi literasi keuangan dengan lebih baik.