Public preference for herbal medicine generally remains lower than for modern medicine. This condition contrasts with the phenomenon observed in the HNI Aktif Tim PK online mentoring program, where a strong preference for herbal medicine has been established. Based on the preliminary observations, this phenomenon is influenced by the unique communication strategies employed by mentors in delivering health messages about herbal medicine. Participants' trust and health awareness develop through a narrative communication approach, where mentors do not merely convey rational information about herbal benefits but also weave them into stories that reflect participants' experiences, values, and everyday realities. This study aims to analyze how narrative communication strategies are implemented by mentors in delivering health messages related to herbal medicine. The research employed a qualitative method with a case study approach, grounded in the constructivist paradigm. Data were collected through interviews, observations, and documentation. The findings show that health messages presented in narrative form enable medical information to be understood more contextually. The use of testimonials and religious values contributes significantly to participants' understanding and confidence in herbal medicine as a holistic approach within digital community interactions. Storytelling effectively transforms complex medical concepts into familiar knowledge easily internalized by community participants. Preferensi masyarakat terhadap pengobatan herbal secara umum masih cenderung lebih rendah dibandingkan dengan pengobatan modern. Kondisi tersebut berbeda dengan fenomena yang ditemukan pada program pembinaan daring HNI Aktif Tim PK, di mana preferensi terhadap pengobatan herbal justru terbentuk dengan kuat. Berdasarkan observasi awal penulis, fenomena ini dipengaruhi oleh keunikan strategi komunikasi yang digunakan pemateri dalam menyampaikan pesan kesehatan terkait pengobatan herbal. Kepercayaan dan kesadaran kesehatan partisipan berkembang melalui pendekatan komunikasi naratif, pemateri tidak hanya menyampaikan informasi rasional mengenai manfaat herbal, tetapi juga merangkainya ke dalam bentuk cerita yang relevan dengan pengalaman, nilai, dan realitas keseharian partisipan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana strategi komunikasi naratif diimplementasikan oleh pemateri dalam menyampaikan pesan kesehatan pengobatan herbal. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus dan berlandaskan paradigma konstruktivisme. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pesan kesehatan yang dikemas dalam bentuk narasi memungkinkan informasi medis dipahami secara lebih kontekstual. Penggunaan testimoni dan nilai religius juga berkontribusi signifikan pada pembentukan pemahaman serta keyakinan partisipan terhadap pengobatan herbal sebagai kesadaran kesehatan yang holistik di ruang digital. Implementasi teknik penceritaan ini terbukti efektif mentransformasi materi yang kompleks menjadi informasi yang akrab dan mudah diinternalisasi oleh partisipan komunitas HNI Aktif Tim PK.