This Author published in this journals
All Journal EDJ
Nedi Tombang
Universitas Islam Makassar

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Kesulitan Guru dalam Membuat Media Pembelajan Di UPT SD Negeri 094 Ledan Nedi Tombang; Nur Afni; Badruddin Kaddas; Erwin Nurdiansyah
Educator Development Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Educator Development Journal
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/ctaggr19

Abstract

Guru sekolah dasar dituntut mampu merancang media pembelajaran yang konkret dan inovatif untuk menjembatani konsep abstrak dengan pemahaman siswa, namun pada praktiknya masih banyak guru yang bertahan pada metode ceramah dan media cetak sederhana, sebuah kesenjangan yang di berbagai literatur internasional dikaitkan dengan keterbatasan literasi teknologi, beban kerja administratif, dan minimnya dukungan sarana-prasarana. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan secara mendalam bentuk-bentuk kesulitan yang dihadapi guru dalam membuat media pembelajaran di UPT SD Negeri 094 Ledan, serta faktor-faktor yang memengaruhinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek 5 orang guru yang dipilih secara purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesulitan guru dalam membuat media pembelajaran terbagi ke dalam tiga aspek utama, yaitu (1) aspek keterampilan teknologi (TPACK) berupa kendala mengoperasikan perangkat lunak pembuat media digital, (2) aspek keterbatasan waktu akibat beban administrasi dan mengajar yang padat, dan (3) aspek sarana-prasarana berupa keterbatasan komputer/laptop dan ketidakstabilan akses internet, yang diperparah oleh keterbatasan anggaran untuk media konkret. Berbeda dari kajian barrier teknologi berskala besar yang umumnya berbasis survei kuantitatif lintas sekolah, penelitian ini menghadirkan pemetaan kualitatif berbasis informan pada satuan pendidikan dasar berskala kecil di kawasan berkembang, yang memperlihatkan bagaimana ketiga aspek kesulitan tersebut saling berkelindan dan bervariasi menurut pengalaman mengajar guru. Kesulitan guru dalam membuat media pembelajaran bersifat multidimensi sehingga penanganannya memerlukan sinergi pelatihan berkelanjutan, manajemen beban kerja, dan penguatan sarana-prasarana sekolah secara simultan