Kreativitas merupakan salah satu potensi peserta didik yang perlu memperoleh ruang pengembangan dalam lingkungan pendidikan. Kreativitas tidak hanya berkaitan dengan kemampuan menghasilkan karya seni, tetapi juga mencakup kemampuan mengembangkan gagasan, bekerja sama, memecahkan masalah, mengambil keputusan, dan menghasilkan alternatif dalam menghadapi situasi tertentu. Salah satu kegiatan di SMA Negeri 1 Wonosobo yang memberikan ruang bagi keterlibatan siswa dalam berbagai aktivitas kreatif adalah CLASSIC (Collaboration of Art, Science, and Music). Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan CLASSIC sebagai wadah pengembangan kreativitas siswa serta mengidentifikasi bentuk kreativitas dan pengalaman yang diperoleh siswa melalui keterlibatan dalam kegiatan tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara semi-terstruktur terhadap empat informan yang terlibat dalam kepanitiaan CLASSIC 2026, terdiri atas tiga anggota dan satu ketua acara. Data dianalisis secara tematik melalui proses identifikasi, pengelompokan, interpretasi, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa CLASSIC memberikan ruang bagi siswa untuk menyalurkan bakat dan minat melalui kegiatan seni, musik, perlombaan, pertunjukan, fotografi, poster, dekorasi, dan kegiatan kolaboratif. Kreativitas juga muncul dalam proses perencanaan kegiatan, pembagian tugas, komunikasi, pencarian sponsor, pengelolaan kegiatan, serta pemecahan masalah. Pendampingan guru, kerja sama antarpanitia, dan pengalaman kepengurusan sebelumnya menjadi faktor yang mendukung proses pengembangan kreativitas. Temuan tersebut menunjukkan bahwa CLASSIC dapat dipandang sebagai wadah aktualisasi kreativitas melalui pengalaman langsung dan keterlibatan aktif siswa. Namun, temuan belum dapat digunakan untuk menyatakan adanya peningkatan kreativitas seluruh siswa karena sumber data masih terbatas pada empat informan kepanitiaan CLASSIC 2026.