Maghfirah, Zawatul
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS PEMANFAATAN AI DALAM PENULISAN KARYA TULIS ILMIAH MAHASISWA PRODI ILMU PERPUSTAKAAN UIN AR-RANIRY BANDA ACEH Maghfirah, Zawatul; Nazaruddin, Nazaruddin; Nufus, Ade
LIBRIA Vol. 18 No. 1 (2026): LIBRIA: LIBRARY OF UIN AR-RANIRY
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/36641

Abstract

Perkembangan Artificial Intelligence (AI) membawa transformasi signifikan, terutama dalam tantangan terhadap validitas informasi dan integritas akademik. Tujuan pembahasannya lebih mengarah pada menganalisis pemanfaatan AI dalam penyusunan karya ilmiah mahasiswa berdasarkan empat dimensi teori perilaku informasi, yaitu kebutuhan (information need), pencarian (information seeking), penelusuran (information searching), dan penggunaan informasi (information use). Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap lima mahasiswa semester akhir Program Studi Ilmu Perpustakaan UIN Ar-Raniry Banda Aceh yang menggunakan AI sebagai alat bantu akademik dalam penulisan karya ilmiah. Analisis data dilakukan dengan menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa memanfaatkan AI secara aktif, selektif, dan bertanggung jawab sesuai kebutuhan spesifik akademis mereka. ChatGPT digunakan untuk eksplorasi ide; Perplexity untuk melacak referensi ilmiah; Gemini untuk parafrase bahasa; dan Claude untuk membedah teori yang kompleks. Untuk menjaga integritas akademik dan menghindari plagiarisme, informasi dari AI tidak langsung disalin melainkan diverifikasi ulang melalui buku, jurnal, dan bimbingan dosen, serta ditransformasikan melalui teknik parafrase mandiri serta mencantumkan sumber referensi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa AI berfungsi efektif sebagai alat bantu akademik penunjang kualitas penulisan, bukan sebagai pengganti proses berpikir kritis mahasiswa.