Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh strategi pembelajaran guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) melalui permainan bola voli terhadap kemampuan motorik kasar siswa SMP Negeri 1 Manggelewa. Kemampuan motorik kasar merupakan aspek penting dalam perkembangan fisik siswa yang mendukung pelaksanaan berbagai aktivitas olahraga dan aktivitas sehari-hari. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain ex post facto. Populasi penelitian berjumlah 180 siswa SMP Negeri 1 Manggelewa, sedangkan sampel penelitian berjumlah 90 siswa yang dipilih menggunakan teknik proportionate random sampling. Instrumen penelitian berupa angket strategi pembelajaran guru PJOK sebanyak 25 item dengan skala Likert 1–5 dan reliabilitas Alpha Cronbach sebesar 0,891. Kemampuan motorik kasar diukur menggunakan Shuttle Run Test, Standing Long Jump, Zig-zag Run, dan Wall Pass Test. Analisis data menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas, regresi linear sederhana, uji t, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pembelajaran guru PJOK berada pada kategori tinggi (M = 84,72; SD = 7,65), sedangkan kemampuan motorik kasar siswa berada pada kategori baik (M = 81,34; SD = 8,21). Hasil regresi linear sederhana menghasilkan persamaan Y = 32,417 + 0,577X dengan nilai t hitung sebesar 7,864 dan signifikansi 0,000 (p < 0,05). Koefisien determinasi sebesar 0,413 menunjukkan bahwa strategi pembelajaran guru PJOK melalui permainan bola voli memberikan kontribusi sebesar 41,3% terhadap kemampuan motorik kasar siswa. Dengan demikian, strategi pembelajaran guru PJOK melalui permainan bola voli berpengaruh signifikan terhadap kemampuan motorik kasar siswa SMP Negeri 1 Manggelewa.