Lukman Lukman
Universitas Pendidikan Mandalika

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Pengaruh Latihan Interval terhadap Daya Tahan pada Atlet Karate Sri Warda Yulistiana; Baiq Satrianingsih; Lukman Lukman
Jurnal Penelitian, Pengembangan Pembelajaran dan Teknologi (JP3T) Vol. 3 No. 2 (2025): Juni
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61116/jp3t.v3i1.998

Abstract

Berdasarkan hasil pengamatan yang dilakukan terhadap Karate Dojo Rinjani di SMAN 4 Praya didapatkan permasalahan yakni, atlet dojo karate secara teknik dasar sudah menguasai, tetapi tidak pada kondisi fisik, terlihat dari tenaga yang dikeluarkan masih belum optimal dan mudah lelahnya atlet dojo karate selama latihan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh latihan interval terhadap daya tahan atlet Karate Dojo Rinjani di SMAN 4 Praya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen. Desain yang digunakan adalah One group Pre-test-post test design. Sampel penelitian ini dilakukan pada atlet Karate Dojo Rinjani di SMAN 4 Praya yang berjumlah 16 atlet. Instrumen yang digunakan adalah Multistage Fitness Test (MFT) untuk mengukur daya tahan atlet melalui estimasi VO2Max. Teknik analisis data menggunakan uji t berpasangan (paired sample t-test). Berdasarkan hasil penelitian, analisis uji t diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,000 (p < 0,05). Hal ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh latihan interval terhadap daya tahan altet Karate Dojo Rinjani di SMAN 4 Praya, dengan besarnya pengaruh yang diberikan sebesar 85,17%. Hal ini membuktikan bahwa latihan interval memberikan pengaruh yang besar terhadap daya tahan atlet Karate Dojo Rinjani di SMAN 4 Praya. Oleh karena itu, latihan ini dapat direkomendasikan untuk ditambahkan sebagai porsi khusus menu latihan bagi atlet karate yang memiliki masalah kapasitas aerobik yang kurang baik.
Efektivitas Model Problem Bassed Learning (PBL) Terhadap Peningkatan Hasil Belajar Bola Voli Pada SDN 1 Labuan Pandan Zhean Sengga Pradipthama; Ali Muhaimin; Lukman Lukman
Jurnal Porkes Vol 9 No 1 (2026): PORKES
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/porkes.v9i1.33729

Abstract

The basic skills of passing the volleyball ball among fourth-grade students at SDN 1 Labuan Pandan are still low, as indicated by an initial learning completeness rate of only 37.5%. The low mastery of this technique is thought to be due to conventional teaching methods that do not sufficiently involve students in problem solving. This study aims to analyze the effectiveness of applying the Problem-Based Learning (PBL) model in improving learning outcomes in underhand passing in volleyball in terms of cognitive and psychomotor aspects. This study used the Classroom Action Research (CAR) method, which was carried out in two cycles, with each cycle consisting of the planning, implementation, observation, and reflection stages. The research subjects were 24 fourth-grade students. Data were collected through cognitive tests, psychomotor performance assessments, and observations of the learning process, then analyzed descriptively and quantitatively. The results showed a significant improvement in learning outcomes. Classical mastery in the cognitive aspect increased from 37.5% (pre-cycle) to 58.3% (cycle I) and 91.6% (cycle II). In the psychomotor aspect, mastery increased from 45.8% to 58.3% (cycle I) and 91.6% (cycle II). It was concluded that the PBL model was effective in improving volleyball learning outcomes because it encouraged students to be actively involved in analyzing movement problems and practicing their solutions contextually.
Pengaruh Strategi Pembelajaran Guru PJOK Melalui Permainan Bola Voli Terhadap Kemampuan Motorik Kasar Ardian Ardian; Baiq Satrianingsih; Lukman Lukman
Jurnal Keolahragaan Vol 12, No 2 (2026): Jurnal Keolahragaan
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jkor.v12i2.25000

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh strategi pembelajaran guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) melalui permainan bola voli terhadap kemampuan motorik kasar siswa SMP Negeri 1 Manggelewa. Kemampuan motorik kasar merupakan aspek penting dalam perkembangan fisik siswa yang mendukung pelaksanaan berbagai aktivitas olahraga dan aktivitas sehari-hari. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain ex post facto. Populasi penelitian berjumlah 180 siswa SMP Negeri 1 Manggelewa, sedangkan sampel penelitian berjumlah 90 siswa yang dipilih menggunakan teknik proportionate random sampling. Instrumen penelitian berupa angket strategi pembelajaran guru PJOK sebanyak 25 item dengan skala Likert 1–5 dan reliabilitas Alpha Cronbach sebesar 0,891. Kemampuan motorik kasar diukur menggunakan Shuttle Run Test, Standing Long Jump, Zig-zag Run, dan Wall Pass Test. Analisis data menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas, regresi linear sederhana, uji t, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pembelajaran guru PJOK berada pada kategori tinggi (M = 84,72; SD = 7,65), sedangkan kemampuan motorik kasar siswa berada pada kategori baik (M = 81,34; SD = 8,21). Hasil regresi linear sederhana menghasilkan persamaan Y = 32,417 + 0,577X dengan nilai t hitung sebesar 7,864 dan signifikansi 0,000 (p < 0,05). Koefisien determinasi sebesar 0,413 menunjukkan bahwa strategi pembelajaran guru PJOK melalui permainan bola voli memberikan kontribusi sebesar 41,3% terhadap kemampuan motorik kasar siswa. Dengan demikian, strategi pembelajaran guru PJOK melalui permainan bola voli berpengaruh signifikan terhadap kemampuan motorik kasar siswa SMP Negeri 1 Manggelewa. 
Pengaruh Latihan Small Sided Games 3v3 Dan 4v4 Terhadap Peningkatan Vo₂Max Pemain Futsal Baya Fc Muhammad Taufik; Baiq Satrianingsih; Lukman Lukman
Jurnal Keolahragaan Vol 12, No 2 (2026): Jurnal Keolahragaan
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jkor.v12i2.24998

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan Small Sided Games (SSG) 3v3 dan 4v4 terhadap peningkatan kapasitas aerobik (VO₂max) pemain futsal Baya FC. Metode penelitian menggunakan eksperimen semu (quasi experiment) dengan desain pretest-posttest two group design. Sampel penelitian berjumlah 30 pemain futsal Baya FC yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling dan dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok latihan SSG 3v3 (n=15) dan kelompok latihan SSG 4v4 (n=15). Program latihan dilaksanakan selama 8 minggu dengan frekuensi 3 kali per minggu. Instrumen yang digunakan adalah Multistage Fitness Test (MFT) untuk mengukur VO₂max. Analisis data menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas Shapiro-Wilk, paired sample t-test, dan independent sample t-test pada taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok SSG 3v3 mengalami peningkatan VO₂max dari 41,87 ± 2,96 ml/kg/menit menjadi 48,12 ± 2,71 ml/kg/menit (p<0,001), sedangkan kelompok SSG 4v4 meningkat dari 42,04 ± 3,01 ml/kg/menit menjadi 46,01 ± 2,65 ml/kg/menit (p<0,001). Hasil independent sample t-test menunjukkan terdapat perbedaan peningkatan VO₂max yang signifikan antara kedua kelompok (p=0,021). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa latihan Small Sided Games 3v3 dan 4v4 sama-sama efektif meningkatkan VO₂max pemain futsal Baya FC, namun latihan Small Sided Games 3v3 memberikan peningkatan yang lebih besar dibandingkan latihan Small Sided Games 4v4. 
Pengaruh Circuit Training Terhadap Frekuensi Tendangan Dolyo Chagi Atlet Taekwondo Baiq Salsabila Dwi Putri; Lukman Lukman
Gelora : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan IKIP Mataram Vol. 12 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/gjpok.v12i2.20611

Abstract

Penelitian ini bertujuan menjawab hipotesis bahwa latihan circuit training berpengaruh terhadap peningkatan frekuensi tendangan dolyo chagi pada atlet Wolf Taekwondo Team Kota Mataram. Permasalahan utama penelitian berangkat dari kebutuhan peningkatan kecepatan tendangan dalam kyorugi, karena dolyo chagi merupakan teknik dominan untuk membuka serangan, melakukan serangan balik, dan memperoleh poin. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan one group pretest-posttest design. Sampel terdiri atas 20 atlet laki-laki usia 15-18 tahun yang dipilih melalui purposive sampling. Perlakuan diberikan dalam bentuk circuit training selama enam minggu, tiga kali per minggu, melalui enam stasiun latihan: tendangan menggunakan ankle weight, sit up, squat jump, back up, skipping, dan high knee. Instrumen penelitian berupa tes frekuensi tendangan dolyo chagi selama 10 detik. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas Shapiro-Wilk, uji homogenitas Levene, dan paired sample t-test. Hasil menunjukkan peningkatan rerata frekuensi tendangan dari 20,62±1,99 pada pre-test menjadi 22,82±2,03 pada post-test, dengan selisih rerata 2,20 tendangan atau peningkatan sekitar 10,67%. Uji paired sample t-test menghasilkan nilai t=-28,91 dan p=0,000, sehingga hipotesis alternatif diterima. Temuan ini menegaskan bahwa circuit training yang disusun secara spesifik, progresif, dan berorientasi pada komponen kekuatan tungkai, stabilitas inti, koordinasi, dan kecepatan gerak efektif meningkatkan frekuensi dolyo chagi. Penelitian ini berkontribusi sebagai dasar praktis bagi pelatih dalam menyusun program latihan tendangan taekwondo berbasis bukti. Kata Kunci: Circuit Training, Dolyo Chagi, Frekuensi Tendangan, Taekwondo, Latihan Fisik.