Anugrah Putra Panatagama, Mukhammad Dygta
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

MODEL BEST LEARNING DALAM PEMBELAJARAN INFORMATIKA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KOMPUTASIONAL SISWA KELAS VII SMP HASANUDDIN 3 SEMARANG Anugrah Putra Panatagama, Mukhammad Dygta; Wibisono, Arif; Ricky Rozzaqi, Ade
JIPETIK:Jurnal Ilmiah Penelitian Teknologi Informasi & Komputer Vol 7, No 1 (2026): JIPETIK: Jurnal Ilmiah Pendidikan Teknologi Informasi & Komputer
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jipetik.v7i1.28444

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model best learning dalam pembelajaran informatika, mengetahui peningkatan kemampuan berpikir komputasional siswa kelas VII, serta menganalisis efektivitas model tersebut. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih banyaknya siswa yang mengalami kesulitan menyelesaikan soal-soal yang membutuhkan logika dan algoritma. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi eksperimen dan desain two group pretest-posttest, yang dilaksanakan di SMP Hasanuddin 3 Semarang selama dua bulan (April-Mei 2026). Sampel penelitian berjumlah 57 siswa kelas VII, terdiri atas 27 siswa kelas VII A sebagai kelompok eksperimen (model Best Learning) dan 30 siswa kelas VII B sebagai kelompok kontrol (metode ceramah), yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa tes dan lembar observasi, dianalisis melalui uji normalitas, uji homogenitas, uji-t, dan uji N-Gain menggunakan SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua kelompok memiliki kemampuan awal yang seimbang (rata-rata pretest 52,15 untuk kelompok eksperimen dan 53,00 untuk kelompok kontrol), namun setelah perlakuan kelompok eksperimen mencatatkan rata-rata posttest sebesar 87,78, jauh lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol yang mencapai 82,43. Nilai rerata N-Gain kelompok eksperimen sebesar 0,746 (kategori tinggi), lebih unggul dibandingkan kelompok kontrol sebesar 0,636 (kategori sedang). Hasil uji-t menunjukkan nilai signifikansi 0,000 (0,05) pada kedua kelompok, yang berarti terjadi peningkatan kemampuan berpikir komputasional yang signifikan. Disimpulkan bahwa model Best Learning terbukti lebih efektif dibandingkan metode ceramah dalam meningkatkan kemampuan berpikir komputasional siswa kelas VII pada pembelajaran informatika.