This Author published in this journals
All Journal Jurnal Agroindustri
Lukman Hidayat
Jurusan Teknologi Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Bengkulu

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS RISIKO KECELAKAAN KERJA CV.BRENS BAKERY MENGGUNAKAN METODE HIRARC (HAZARD IDENTIFICATION RISK ASSESSMENT AND RISK CONTROL) Dimas Prayoga; Meizul Zuki; Lukman Hidayat
Jurnal Agroindustri Vol. 13 No. 2 (2023): November 2023
Publisher : BPFP Faperta UNIB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/jagroindustri.13.2.202-217

Abstract

CV. Brens Bakery merupakan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang bergerak di bidang produksi roti yang menyediakan aneka macam kue, bolu dengan berbagai variasi, roti, donat, dan pastry. Permasalahan yang terdapat industri pembuatan roti pada bagian produksi ditemukannya potensi hazard yang sewaktu-waktu dapat menyebabkan terjadinya suatu kecelakaan kerja ditemukan potensi hazard seperti; mentega yang berceceran di lantai membuat lantai menjadi licin, suara bising dari penggunaan mesin yang berpotensi membuat konsentrasi para pekerja menjadi terganggu, penggunaan peralatan yang tajam berpotensi membuat tangan terluka, dan suhu yang panas di dekat pemanggangan berpotensi membuat pekerja mudah mengalami kelelahan ketika bekerja. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan risiko kecelakaan kerja, menentukan tingkatan risiko kecelakaan kerja, dan memberikan usulan pengendalian risiko kecelakaan kerja yang dapat terjadi pada industri pembuatan roti. Metode HIRARC (Hazard Identification Risk Assessment and Risk Control)digunakan untuk analisis risiko kecelakaan kerja pada penelitian inidengan penentuan jenis aktivitas kerja terlebih dahuluh yang diidentifikasi penyebab hazard (bahaya yang terjadi), sehingga diperoleh risikonya, kemudian melakukan penilaian dan pengendalian risiko untuk mencegah dan mengurangi paparan hazardyang ada pada setiap jenis pekerjaan. Hasil penelitian diperoleh 30 risiko yang dikategorikan 43% low risk, 37% medium risk, dan 20% high riskserta terdapat 30 usulan pengendalian risiko yang terdiri dari 1 subsitusi, 7 perancangan, 12 administrasi, dan 10 menggunakan APD (Alat Pelindung Diri).