This Author published in this journals
All Journal Jurnal Agroindustri
Sri Hidayati
Jurusan Teknologi Hasil Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Lampung

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

STUDI KELAYAKAN USAHA AGROINDUSTRI TEMPE MOSACCHADI KOTA BANDAR LAMPUNG Samsul Rizal; Atri Melatiningsih; Sri Hidayati; Maria Erna Kustyawati; Teguh Endaryanto
Jurnal Agroindustri Vol. 13 No. 2 (2023): November 2023
Publisher : BPFP Faperta UNIB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/jagroindustri.13.2.147-162

Abstract

Tempe Mosacha merupakan salah satu jenis tempe yang dibuat dengan menggunakan inokulum yang mengandung starter Rhizopus oligosporus dengan penambahan Saccharomyces cerevisiae. Penambahan inokulum tempe Mosacha menghasilkan tempe yang lebih enak, lebih tahan lama, dan diharapkan mempunyai manfaat kesehatan yang lebih baik karena mengandung beta-glukan. Analisis kelayakan usaha agroindustri tempe Mosacha perlu dilakukan untuk mengetahui apakah pendirian usaha tersebut layak atau tidak untuk dijalankan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan pendirian agroindustri tempe Mosacha di Kota Bandar Lampung berdasarkan aspek finansial. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis deskriptif untuk mendeskripsikan desain industri tempe Mosacha melalui tahapan proses observasi dan analisis data hasil observasi dan wawancara. Metode yang digunakan adalah observasi dan wawancara. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer yang selanjutnya dianalisis menggunakan Microsoft Excel dan data sekunder sebagai acuan dalam aspek pemasaran. Analisis finansial yang digunakan meliputi analisis NPV, Net B/C, IRR, dan PP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usaha agroindustri tempe Mosacha mempunyai Net Present Value sebesar Rp 2.450.599.432,50 (> 0), nilai Internal Rate of Return sebesar 76% (> 12%), nilai Net B/C sebesar 1,49 (>1), sedangkan nilai Payback Period 1,67 tahun lebih cepat dibandingkan umur proyek. Berdasarkan hasil tersebut maka produksi tempe Mosacha dengan kapasitas 200 kg bahan baku kedelai/hari layak untuk dikembangkan di Kota Bandar Lampung.