This Author published in this journals
All Journal Jurnal Agroindustri
Zulman Efendi
Department of Food Technology and Agricultural Products, Faculty of Agricultural Technology, Universitas Gadjah Mada, Jl. Flora No 1, Bulaksumur, Yogyakarta 55281, Indonesia; Department of Agricultural Technology, Faculty of Agriculture, Universitas

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

NANOSTRUCTURED LIPID CARRIER-RED PALM OIL (NLC-RPO) MENGHAMBAT FOTO-OKSIDASI VITAMIN C DALAMJUS JERUK SELAMA PENYIMPANAN Zulman Efendi; Sri Raharjo; Supriyadi Supriyadi; Umar Santoso
Jurnal Agroindustri Vol. 14 No. 2 (2024): November 2024
Publisher : BPFP Faperta UNIB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/jagroindustri.14.2.127-140

Abstract

Jus jeruk dikenal mengandung vitamin C tinggi diperlukan oleh manusia tetapi vitamin C mudah mengalami fotooksidasi selama penyimpanan dan dapat menurunkan daya terima konsumen. Tujuan penelitian adalah menginvestigasi jus jeruk yang mengandungnanostructured lipid carrier (NLC-RPO)terhadap penghambatan fotooksidasi vitamin Cperubahan pH, viskositas, turbiditas, warna, dan sifat sensoris.Penelitian dilakukan pada jus jeruk tanpa dan dengan penambahan 3 % NLC-RPO, sampel ditempatkan dalam refrigerator kondisi gelap (4 °C), gelap dan terang dengan paparan cahaya suhu ruang (28 °C, 874,59+399,39 lux selama 8 jam/hari) selama 0, 2, 4, 6, 7, 8, 14, 21, dan 28 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa laju fotooksidasi vitamin C jus jeruk dengan 3 % NLC-RPO secara signifikan lebih rendah dibandingkan jus jeruk tanpa perlakuan (p<0,05). Penghambatan fotooksidasi vitamin C terlihat jelas pada jus jeruk dengan 3 % NLC-RPO (0,2152 mg/100 g.hari) dibandingkan tanpa perlakuan (0,6945 mg/100 g.hari) saat kondisi penyimpanan terang padasuhu ruang (28 °C). Laju viskositas dan perbedaan warna (∆E) jus jeruk dengan 3 % NLC-RPO signifikan lebih rendah dibandingkan tanpa perlakuan (p<0,05), sedangkan laju turbiditas, degradasi pH, L*, a*, dan b* tidak berbeda nyata (p>0,05). Panelis dapat membedakan secara nyata (p<0,05) antara jus jeruk tanpa dan dengan 3 % NLC-RPO pada 0 hari, begitu pula antara jus jeruk tanpa perlakuan pada 0 hari dan jus jeruk dengan 3% NLC-RPO30 haripada 30. Intensitas warna orange, aroma tidak enak, dan kekeruhan jus jeruk tidak berbeda nyata (p>0,05).