Muhammad Bima Fuadi
Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Harmonisasi Regulasi OJK, IFSB, dan Basel dalam Pengelolaan Risiko Likuiditas Bank Syariah Yuli Fitriya; Muhammad Bima Fuadi; Ailsa Syahda Nur Nabila; Anang Haris Firmansyah
Mekar: Jurnal Dinamika Manajemen dan Akuntansi Modern Vol. 1 No. 2 (2026): Juni: Mekar: Jurnal Dinamika Manajemen dan Akuntansi Modern
Publisher : Lembaga Penerbit Penelitian Multidisipliner

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67096/mekar.v1i2.241

Abstract

Pengelolaan risiko likuiditas merupakan aspek penting dalam menjaga stabilitas bank syariah. Meskipun terdapat berbagai regulasi yang mengatur risiko likuiditas, kajian yang menganalisis harmonisasi antara regulasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), standar Islamic Financial Services Board (IFSB), dan Basel III masih relatif terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis substansi pengaturan risiko likuiditas dalam ketiga regulasi tersebut, mengidentifikasi keselarasan dan perbedaannya, serta menjelaskan implikasinya bagi bank syariah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan. Data diperoleh dari regulasi OJK, standar IFSB, dokumen Basel III, serta literatur ilmiah yang relevan. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara deskriptif-komparatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa OJK, IFSB, dan Basel III memiliki kesamaan tujuan dalam menjaga stabilitas likuiditas melalui penerapan prinsip-prinsip manajemen risiko dan standar likuiditas. Perbedaannya terletak pada ruang lingkup pengaturan, di mana IFSB secara khusus mengakomodasi karakteristik dan prinsip operasional perbankan syariah. Harmonisasi ketiga regulasi tersebut membentuk kerangka pengelolaan risiko likuiditas yang saling melengkapi sehingga dapat mendukung stabilitas, ketahanan, dan daya saing bank syariah.