Usman
Institut Agama Islam Negeri Pontianak

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Teori-Teori Kebijakan dalam Konteks Pendidikan Islam Perspektif Ulama Klasik Agung Wibisono; Usman; Nor Fadhilah
Nurani : Jurnal Studi Agama dan Peradaban Spiritual Vol. 1 No. 2 (2026): Juni: Nurani: Jurnal Studi Agama dan Peradaban Spiritual
Publisher : Lembaga Penerbit Penelitian Multidisipliner

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67096/nurani.v1i2.173

Abstract

Kebijakan pendidikan Islam kontemporer saat ini menghadapi tantangan besar berupa disrupsi identitas akibat dominasi paradigma teknokratis-sekuler yang cenderung mengabaikan dimensi spiritual. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan rekonstruksi teoretis terhadap pemikiran ulama klasik guna merumuskan kerangka kebijakan pendidikan Islam yang otentik dan relevan bagi manajemen pendidikan abad ke-21. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan jenis penelitian pustaka (library research) yang bersifat deskriptif-analitis. Data primer bersumber dari karya-karya monumental ulama klasik seperti Al-Ghazali, Ibnu Khaldun, dan Al-Mawardi, yang kemudian dianalisis menggunakan metode analisis isi dan analisis wacana kritis melalui kacamata teori kebijakan publik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teori kebijakan pendidikan dalam perspektif ulama klasik bertumpu pada prinsip Siyasah Syar’iyyah yang mengintegrasikan nilai ketauhidan, keadilan distributif, dan kemaslahatan umat (maslahah). Temuan ini mengidentifikasi tiga pilar utama kebijakan: pertama, kebijakan kurikulum berbasis hirarki ilmu (fardu ain dan fardu kifayah); kedua, kebijakan profesionalisme pendidik yang mengutamakan integritas moral; dan ketiga, kebijakan aksesibilitas pendidikan melalui sistem filantropi Islam. Studi ini menyimpulkan bahwa pemikiran klasik tidak sekadar bersifat historis-filosofis, melainkan memiliki relevansi strategis sebagai basis formulasi regulasi institusional yang profesional namun tetap Islami. Implikasi praktis dari penelitian ini menuntut para pengambil kebijakan untuk menyintesiskan manajemen mutu modern dengan nilai-nilai transendental klasik guna mewujudkan institusi pendidikan yang unggul secara intelektual dan mulia secara spiritual. Rekonstruksi ini diharapkan dapat mengisi kekosongan landasan teoretis bagi praktisi dalam menyusun kebijakan pendidikan Islam yang berdaulat di tengah arus globalisasi.
Transformasi Kurikulum dan Metodologi Pembelajaran PAI di Era Digital Ahmad Muafi; Usman; Nor Fadhilah
Dinamis : Jurnal Inovasi dan Transformasi Pendidikan Vol. 1 No. 3 (2026): September: Dinamis: Jurnal Inovasi dan Transformasi Pendidikan
Publisher : Lembaga Penerbit Penelitian Multidisipliner

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67096/dinamis.v1i3.260

Abstract

Penelitian ini mengkaji transformasi kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI) dan metode pengajaran di era digital, menyoroti pentingnya guru dalam menggabungkan teknologi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa memanfaatkan e-learning, platform online, dan media digital meningkatkan interaktivitas pelajar, mempersonalisasi pendidikan, dan meningkatkan keterampilan pemecahan masalah. Meskipun demikian, pelaksanaannya menghadapi hambatan seperti keterampilan digital guru yang tidak memadai, kendala anggaran, dan faktor sosial budaya seperti misinformasi digital. Penelitian ini menekankan bahwa integrasi karakter dan spiritualitas berbasis nilai-nilai Islam harus dijalin secara adaptif ke dalam teknologi digital. Melalui metodologi kualitatif dan tinjauan literatur, terungkap bahwa kolaborasi antara pendidik, lembaga pendidikan, dan badan pemerintah sangat penting untuk membangun pendidikan PAI yang efektif, inovatif, dan relevan dalam konteks globalisasi digital.