Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kreativitas, strategi pemasaran digital, dan orientasi pasar terhadap keunggulan bersaing usaha coffee shop di Kota Lhokseumawe. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan pemilik usaha coffee shop sebagai responden. Populasi penelitian berjumlah 82 pelaku usaha coffee shop yang tersebar di empat kecamatan di Kota Lhokseumawe, dan seluruhnya dijadikan sampel melalui teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner berskala Likert 1–5 dan dianalisis menggunakan metode Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) dengan bantuan aplikasi SmartPLS, sedangkan pengujian hipotesis dilakukan melalui prosedur bootstrapping berdasarkan nilai t-statistic dan p-value. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kreativitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap keunggulan bersaing (p-value = 0,041), strategi pemasaran digital berpengaruh positif dan signifikan terhadap keunggulan bersaing (p-value = 0,000), dan orientasi pasar berpengaruh positif dan signifikan terhadap keunggulan bersaing (p-value = 0,001). Hasil uji effect size (f²) menunjukkan bahwa strategi pemasaran digital memberikan pengaruh paling besar (f² = 0,674; kategori besar), diikuti orientasi pasar (f² = 0,106) dan kreativitas (f² = 0,051), keduanya berkategori kecil. Nilai R-Square sebesar 0,758 menunjukkan bahwa ketiga variabel independen mampu menjelaskan 75,8% variasi keunggulan bersaing, sedangkan 24,2% dijelaskan oleh faktor lain di luar model. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan kreativitas, strategi pemasaran digital, dan orientasi pasar dapat menjadi strategi utama bagi pelaku usaha coffee shop di Kota Lhokseumawe dalam membangun dan mempertahankan keunggulan bersaing secara berkelanjutan.