Kajian literatur dalam penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis berbagai penelitian yang telah mengkaji peran nilai-nilai kearifan lokal budaya Sunda dalam memperkuat perkembangan sosial emosional anak usia dini dengan pendekatan bibliometrik. Data diperoleh dari basis data Publish or Perish dengan rentang publikasi tahun 2021–2025 melalui penelusuran kata kunci yang berkaitan dengan anak usia dini, perkembangan sosial emosional, dan kearifan lokal. Berdasarka pencarian terdap-at 810 artikel relevan. Analisis bibliometrik dilakukan menggunakan perangkat lunak VOSviewer dengan teknik co-word analysis untuk memetakan tema-tema utama penelitian. Hasil analisis menunjukkan beberapa tema dominan, yaitu peran nilai budaya lokal dalam pembentukan sosial emosional anak usia dini, integrasi kearifan lokal dalam praktik pendidikan anak usia dini, serta kontribusi lingkungan sosial dan komunitas dalam menumbuhkan empati, kerja sama, dan pengendalian emosi anak. Nilai-nilai kearifan lokal budaya Sunda, seperti silih asih, silih asah, dan silih asuh, menempati posisi strategis sebagai sumber belajar kontekstual yang mendukung perkembangan sosial emosional anak secara holistik. Kebaruan penelitian ini terletak pada pemetaan sistematis tren penelitian berbasis bibliometrik terkait penguatan sosial emosional anak usia dini melalui kearifan lokal budaya Sunda. Temuan penelitian ini diharapkan dapat menjadi rujukan bagi peneliti, pendidik, dan pembuat kebijakan dalam merancang pembelajaran anak usia dini yang kontekstual, berakar pada budaya lokal, dan berkelanjutan.