Pendahuluan: Saliva memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan rongga mulut yaitu menjaga pH optimal rongga mulut. Penurunan pH saliva yang menyebabkan demineralisasi email. Tanaman nanas memiliki khasiat bagi rongga mulut, yaitu dapat meningkatkan sekresi saliva dan memiliki enzim bromelain yang banyak didapatkan pada bonggol nanas yang mampu menghambat bakteri sehingga dapat mencegah terjadinya karies. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh berkumur larutan ekstrak bonggol nanas 20% terhadap laju alir, pH dan total protein saliva.Metode: Penelitian eksperimental kuasi dengan rancangan penelitian pretest-posttest design with control group design. Populasi pada penelitian ini adalah mahasiswa FKG USU berusia 18-22 tahun. Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Sampel terbagi menjadi 2 kelompok dan berjumlah 10 subjek pada setiap kelompok perlakuan dan kontrol negatif.Saliva dikumpulkan sebelum dan sesudah berkumur larutan ekstrak bonggol nanas. Laju alir saliva diukur dengan cara menimbang saliva yang terkumpul dibagi per waktu, pH saliva diukur dengan menggunakan pH meter digital, total protein diukur dengan menggunakan PierceTM BCA Protein Assay Kit.Hasil: Penelitian menunjukkan berkumur larutan ekstrak bonggol nanas 20% memiliki pengaruh yang signifikan pada laju alir dan pH saliva (p < 0,05 ), sedangkan total protein memiliki pengaruh yang tidak signifikan.Kesimpulan: Penelitian ini bahwa berkumur larutan ekstrak bonggol nanas memiliki pengaruh yang baik terhadap laju alir dan pH saliva.