Anas Ma'ruf Annizar
UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

KARAKTERISTIK KESALAHAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL CERITA SPLTV BERDASARKAN TEORI KASTOLAN DITINJAU DARI TINGKAT SELF-EFFICACY Rheifina Salsabilla; Anas Ma'ruf Annizar
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol. 18 No. 2: In Progress (Juli - Desember 2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/gvbcb018

Abstract

Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik kesalahan siswa kelas X dalam menyelesaikan soal cerita materi Sistem Persamaan Linear Tiga Variabel (SPLTV) berdasarkan Teori Kastolan ditinjau dari tingkat self-efficacy siswa.Metode: Penelitian kualitatif deskriptif ini dilaksanakan di SMKN 5 Jember. Sembilan subjek dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan pengelompokan skor angket self-efficacy dengan kriteria batas: self-efficacy tinggi (skor >  + SD), sedang ( - SD ≤ skor ≤   + SD), dan rendah (skor <   - SD), di mana masing-masing kategori diwakili oleh tiga siswa. Data dikumpulkan melalui angket self-efficacy, tes tulis soal cerita SPLTV, wawancara mendalam, serta dokumentasi. Data dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman, sedangkan keabsahan data diuji melalui triangulasi teknik dan sumber yang diperkuat dengan member checking.Hasil: Analisis deskriptif menunjukkan karakteristik kesalahan yang bervariasi pada masing-masing kelompok subjek: (1) Subjek SET cenderung melakukan kesalahan konseptual terbatas pada ketidaklengkapan model matematika serta kesalahan teknik pada operasi hitung aljabar tertentu; (2) Subjek SES melakukan kesalahan konseptual berupa kekeliruan menerjemahkan relasi antarvariabel, serta kesalahan prosedural berupa lompatan tahapan hitung; (3) Subjek SER melakukan kesalahan menyeluruh pada aspek konseptual, prosedural yang tidak sistematis, hingga ketidaktelitian teknik yang ditandai dengan banyaknya coretan pengerjaan.Simpulan: Karakteristik kesalahan konseptual dalam menerjemahkan soal cerita ditemukan pada seluruh tingkatan subjek. Kecenderungan menunjukkan bahwa subjek dengan self-efficacy tinggi memiliki sistematika pengerjaan yang lebih terstruktur dan mampu meminimalkan kesalahan prosedural, sedangkan subjek dengan self-efficacy sedang dan rendah cenderung masih menghadapi kendala pada ketiga aspek Teori Kastolan.