Andri Helmi Muanwar
Universitas Siliwangi

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Coconut Value Co-Creation: Diversifikasi Virgin Coconut Oil menjadi Sabun Cair Herbal untuk Penguatan UMKM: Coconut Value Co-Creation: Diversifying Virgin Coconut Oil into Herbal Liquid Soap to UMKM Strengthen Dedeh Sri Sudaryanti; Andri Helmi Muanwar; Hetty Patmawati; Ana Sakinatun Nisa; Dim Zarita Suryanugraha; Cindera Syaiful Nugraha
Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2026): Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat (September)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59585/sosisabdimas.v4i4.1522

Abstract

Desa Emplak, Kecamatan Kalipucang, Kabupaten Pangandaran, memiliki luas wilayah sekitar 1.016 hektare dengan jumlah penduduk sekitar 2.404 jiwa dan sekitar 90 unit usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) pada sektor kuliner, olahan kelapa, dan produk rumah tangga. Kelapa merupakan komoditas yang melimpah di desa ini, namun pemanfaatannya masih terbatas pada penjualan bahan mentah dan produk tradisional bernilai ekonomi rendah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat Coconut Value Co-Creation bertujuan meningkatkan kapasitas masyarakat dalam mengolah kelapa menjadi Virgin Coconut Oil (VCO) dan mendiversifikasinya menjadi sabun cair herbal bernilai tambah. Kegiatan dilaksanakan pada Kamis, 16 Juli 2026 dan diikuti oleh 35 peserta yang terdiri atas pemilik UMKM, ibu-ibu PKK, karang taruna, pegawai desa, dan tokoh masyarakat. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal yang meliputi sosialisasi dan identifikasi kebutuhan, pelatihan produksi VCO dan sabun cair herbal, penerapan teknologi tepat guna, pendampingan manajemen usaha dan pemasaran, serta evaluasi dan penguatan keberlanjutan program. Materi pelatihan mencakup pengenalan bahan dan fungsinya, prosedur keselamatan kerja, tahapan pembuatan sabun cair herbal berbasis VCO melalui metode saponifikasi kalium hidroksida (KOH), pengemasan dan pelabelan produk, serta perhitungan biaya produksi sebagai dasar penetapan harga jual. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta mengenai pengolahan kelapa bernilai tambah, tumbuhnya keterampilan produksi sabun cair herbal, serta pemahaman awal mengenai pengemasan dan penentuan harga jual produk. Kegiatan ini diharapkan mendorong lahirnya usaha mikro baru berbasis komoditas kelapa serta memperkuat perekonomian masyarakat Desa Emplak secara berkelanjutan.