Nyamuk merupakan salah satu vektor penyakit yang dapat menimbulkan permasalahan kesehatan masyarakat, termasuk demam berdarah dengue (DBD). Upaya pencegahan memerlukan keterlibatan masyarakat melalui peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan pemanfaatan sumber daya lokal. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan masyarakat Desa Kamulan dalam memanfaatkan serai (Cymbopogon citratus) sebagai bahan dasar pembuatan spray anti nyamuk sekaligus memperkenalkan potensi pemanfaatannya dalam mendukung kemandirian ekonomi rumah tangga. Kegiatan dilaksanakan melalui pendekatan partisipatif dalam satu kali pertemuan yang meliputi penyampaian materi edukasi kesehatan, pengenalan potensi serai, demonstrasi pembuatan spray, praktik langsung oleh peserta, serta diskusi dan tanya jawab. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mampu memahami pentingnya pencegahan gigitan nyamuk dan sanitasi lingkungan serta menunjukkan penguasaan yang baik terhadap tahapan pembuatan spray, mulai dari persiapan bahan, pengolahan, penyaringan, pencampuran, hingga pengemasan. Pemanfaatan serai juga memberikan peluang penghematan pengeluaran rumah tangga karena bahan baku relatif mudah diperoleh dan proses pembuatannya sederhana. Selain itu, antusiasme peserta menunjukkan adanya potensi pengembangan spray serai sebagai produk bernilai jual. Keberlanjutan program dapat diarahkan melalui standarisasi formula dan kualitas, inovasi kemasan, strategi pemasaran, serta penguatan kelembagaan melalui PKK dan BUMDes. Dengan demikian, pelatihan ini dapat menjadi langkah awal dalam meningkatkan pengetahuan, keterampilan, pemanfaatan potensi lokal, dan kemandirian ekonomi masyarakat Desa Kamulan.