Muhammad Riduwan
Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kerangka Geospasial Ruang Hijau Perkotaan Berbasis GIS dan AI untuk Smart City Muhammad Riduwan; Muhayat; Muhammad Raihan Azmi
Journal of Information Technology Vol. 6 No. 2 (2026): Journal of Information Technology
Publisher : Institut Shanti Bhuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46229/jifotech.v6i2.1130

Abstract

Penelitian ini mensintesis pemetaan ketersediaan ruang hijau perkotaan dalam konteks kota cerdas (smart city) melalui pendekatan systematic literature review. Kajian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya kebutuhan terhadap perencanaan kota berbasis data yang mampu mengintegrasikan informasi spasial, keberlanjutan lingkungan, dan dukungan pengambilan keputusan dalam smart city. Literatur diperoleh dari database Scopus dan sumber tambahan yang relevan. Proses seleksi mengikuti protokol PRISMA, dimulai dari 375 artikel awal hingga menghasilkan 50 artikel yang terdiri atas 31 artikel hasil seleksi Scopus dan 19 artikel dari sumber tambahan untuk dianalisis melalui sintesis tematik. Analisis dilakukan untuk mengidentifikasi metode dominan, dimensi smart city, hubungan antar dimensi, serta kesenjangan penelitian dalam pemetaan ketersediaan ruang hijau perkotaan. Hasil menunjukkan bahwa dimensi teknologi mendominasi kajian UGS, terutama melalui GIS, penginderaan jauh, machine learning, deep learning, big data, dan visualisasi spasial. Dimensi keberlanjutan dan sosial juga berkembang, khususnya terkait pendinginan perkotaan, kualitas lingkungan, aksesibilitas, keadilan spasial, dan kesejahteraan masyarakat, sedangkan aspek tata kelola dan ketahanan masih belum terintegrasi secara optimal. Kajian ini menunjukkan bahwa aspek mapping, availability, dan smart city masih sering diteliti secara terpisah. Kontribusi penelitian ini berupa framework informasi geospasial multidimensional yang mengintegrasikan dimensi teknologi, keberlanjutan, sosial, tata kelola, dan ketahanan untuk mendukung pemantauan UGS serta pengambilan keputusan berbasis data dalam konteks smart city.
Tata Kelola Teknologi Informasi dan Kesiapan Institusional dalam Transformasi Smart City: Tinjauan Literatur Sistematis Muhammad Raihan Azmi; Muhayat; Muhammad Riduwan
Journal of Information Technology Vol. 6 No. 2 (2026): Journal of Information Technology
Publisher : Institut Shanti Bhuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46229/jifotech.v6i2.1131

Abstract

Smart city transformation is often associated with the adoption of digital technologies, platforms, sensors, data systems, and urban service applications. However, many smart city initiatives still face governance problems, including fragmented data, weak cross-sector coordination, limited institutional capacity, vendor-driven implementation, and low citizen involvement. This study aims to synthesize the relationship between information technology governance, institutional readiness, data governance, stakeholder collaboration, and smart city transformation. A Systematic Literature Review was conducted on 53 Scopus-indexed journal articles published between 2019 and 2026. To strengthen the depth of the literature review, this study also applies a descriptive bibliometric framework using VOSviewer to map keyword co-occurrence, overlay trends, and thematic density. The data were analyzed using thematic synthesis through coding, categorization, cross-article comparison, narrative synthesis, and bibliometric interpretation. The findings show that smart city transformation has shifted from a technocentric approach toward a socio-technical governance approach. However, this shift remains challenged by fragmented institutions, weak data interoperability, and limited collaborative capacity. This study proposes an integrative framework that connects institutional readiness, data governance, collaborative platforms, and adaptive evaluation as practical layers for designing smart city information technology architecture.