Kecemasan preoperatif merupakan respons emosional yang sering dialami pasien sebelum menjalanitindakan anestesi spinal. Kurangnya pemahaman mengenai prosedur anestesi dapat meningkatkankecemasan dan menurunkan kepuasan pasien terhadap pelayanan. Edukasi berbasis video menjadisalah satu strategi untuk meningkatkan pemahaman pasien sebelum tindakan anestesi. Penelitian inibertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi pre-anestesi menggunakan media video terhadaptingkat kecemasan dan kepuasan pasien dengan anestesi spinal di Ruang Instalasi Bedah Sentral (IBS)RSUD Bayu Asih Purwakarta. Penelitian ini menggunakan desain pre-experimental denganpendekatan one group pretest-posttest. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien yangmenjalani anestesi spinal di IBS RSUD Bayu Asih Purwakarta pada periode 2 Desember 2025 sampai23 Desember 2025. Sampel penelitian berjumlah 70 responden yang dipilih menggunakan teknikconsecutive sampling sesuai kriteria inklusi dan eksklusi. Tingkat kecemasan diukur menggunakankuesioner skala kecemasan, sedangkan kepuasan pasien diukur menggunakan kuesioner kepuasanpasien yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Pengukuran dilakukan sebelum dan sesudahpemberian edukasi video. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test dengantingkat signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan signifikan tingkatkecemasan setelah diberikan edukasi video (p < 0,001) serta peningkatan signifikan tingkat kepuasanpasien (p = 0,001). Edukasi pre-anestesi menggunakan media video berpengaruh signifikan terhadappenurunan kecemasan dan peningkatan kepuasan pasien dengan anestesi spinal.