Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Efektivitas Edukasi Media Dengan Booklet Terhadap Pengetahuan Remaja Tentang Pernikahan Dini Di SMPN 3 Cibarusah Kabupaten Bekasi Devi Triana; Ika Kania Fatdo Wardani; Rosi Kurnia Sugiharti; Retno Anggraeni Puspita Sari
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i1.350

Abstract

Pernikahan dini adalah pernikahan yang melibatkan remaja berusia 13–18 tahun yang belum matang secara fisik maupun mental, dan di beberapa budaya Indonesia masih dianggap lumrah. Tingginya angka pernikahan dini di Kecamatan Cibarusah menjadi perhatian karena berdampak pada kesehatan, pendidikan, dan psikososial remaja. Penelitian ini bertujuan menilai pengaruh edukasi melalui media booklet terhadap pengetahuan remaja tentang pernikahan dini di SMPN 3 Cibarusah. Penelitian ini merupakan penelitian pra-eksperimen dengan desain one group pretest-posttest. Populasi berjumlah 359 siswa, dengan 189 responden yang dipilih melalui teknik stratified random sampling menggunakan rumus Slovin. Data dikumpulkan memakai kuesioner. Hasil menunjukkan rata-rata skor pengetahuan meningkat setelah edukasi, dan uji Wilcoxon Signed Rank Test menghasilkan nilai signifikansi 0,000 (p<0,05), menandakan pengaruh yang signifikan. Dengan demikian, media booklet terbukti efektif meningkatkan pengetahuan remaja tentang pernikahan dini dan dapat dimanfaatkan sebagai metode edukasi untuk pencegahan.
Media Powerpoint Sebagai Edukasi Kesehatan Remaja Tentang Swamedikasi Gastritis Desa Sukahurip , Kec Sukatani, Kab Bekasi Ahmad Sofwan Zaki; Ananda Patuh Padaallah; Retno Anggraeni Puspita Sari; Cicilia Nony Ayuningsih Bratajaya
Jurnal Ners Vol. 10 No. 3 (2026): JULI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i3.57067

Abstract

Gastritis merupakan salah satu masalah kesehatan yang sering terjadi pada remaja dan umumnya ditangani melalui swamedikasi. Kurangnya pengetahuan mengenai penggunaan obat yang rasional dapat meningkatkan risiko kesalahan pengobatan. Oleh karena itu, diperlukan edukasi kesehatan untuk meningkatkan pemahaman remaja tentang swamedikasi gastritis yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi kesehatan menggunakan media PowerPoint terhadap tingkat pengetahuan tindakan swamedikasi gastritis pada remaja usia 10–19 tahun di Desa Sukahurip, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain quasi experiment tipe one group pretest–posttest. Sampel berjumlah 95 remaja yang dipilih dengan teknik total sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner pengetahuan swamedikasi gastritis yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan tingkat pengetahuan setelah diberikan edukasi. Uji Wilcoxon menunjukkan nilai Z sebesar -8,512 dengan Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 (p < 0,05), yang berarti terdapat pengaruh signifikan edukasi menggunakan media PowerPoint terhadap peningkatan pengetahuan remaja mengenai swamedikasi gastritis. Disimpulkan bahwa media PowerPoint efektif sebagai sarana edukasi kesehatan untuk meningkatkan pemahaman remaja dalam melakukan swamedikasi gastritis secara rasional. Kata Kunci: swamedikasi, gastritis, edukasi kesehatanl.
Determinants of Leprosy Incidence in West Bekasi, Indonesia: A Cross-Sectional Study Nadya Agustin; Haerudin Haerudin; Retno Anggraeni Puspita Sari; Cicilia Nony Ayuningsih Bratajaya
Jurnal Keperawatan Komprehensif (Comprehensive Nursing Journal) Vol. 11 No. 4 (2025): JURNAL KEPERAWATAN KOMPREHENSIF (COMPREHENSIVE NURSING JOURNAL)
Publisher : STIKep PPNI Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33755/jkk.v11i4.965

Abstract

Background : Leprosy remains a chronic infectious disease that can lead to long-term disability when diagnosis and treatment are delayed. Caused by Mycobacterium leprae, the disease primarily affects the skin and peripheral nerves and continues to pose public health challenges in several endemic regions, including parts of Indonesia. Understanding the factors associated with leprosy incidence is essential for developing effective prevention and control strategies. Objective : This study aimed to identify factors associated with the incidence of leprosy at the Danau Indah Cikarang Barat Community Health Center, Bekasi Regency. Methods : A quantitative study with a cross-sectional design was conducted involving 90 respondents selected through purposive sampling. The independent variables examined included age, sex, socioeconomic status, educational level, knowledge, history of contact with leprosy patients, personal hygiene practices, environmental conditions, and access to health information media. Data were collected using structured questionnaires and analyzed using the Chi-square test with a significance level set at 0.05. Results : The analysis revealed statistically significant associations between leprosy incidence and contact history, socioeconomic status, personal hygiene, and environmental conditions (p < 0.05). In contrast, age, sex, educational level, and access to information media were not significantly associated with leprosy incidence. Conclusion : The findings indicate that leprosy incidence is strongly influenced by social, behavioral, and environmental factors. Strengthening health education, improving environmental sanitation, and enhancing early detection and treatment programs are essential to reduce leprosy transmission in endemic areas. These results may serve as valuable input for healthcare providers and policymakers in developing targeted leprosy prevention and control initiatives.
Hubungan faktor dengan kejadian anemia pada ibu hamil di TPMB Bidan Ria Sukaraya 2025 : The relationship between factors and the incidence of anemia in pregnant women at TPMB Bidan Ria Sukaraya 2025 Ria Afriyani; Rohani Siregar; Musmundiroh Musmundiroh; Retno Anggraeni Puspita Sari
Jurnal Media Informatika Vol. 6 No. 5 (2025): Edisi Sep - Oktober 2025
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jumin.v6i5.7040

Abstract

Anemia pada kehamilan merupakan masalah nasional karena mencerminkan nilai kesejahteraan social ekonomi masyarakat, dan pengaruhnya sangat besar terhadap kualitas sumber daya manusia. Anemia pada kehamilan akan membahayakan ibu dan janin. Dari studi pendahuluan di TPMB Bidan Ria, Desa Sukaraya, ditemukan 2 dari 10 ibu hamil mengalami anemia ringan dengan kadar Hb 10–11,9 gr/dL. Penelitian bertujuan untuk mengetahui faktor apa saja yang berhubungan dengan kejadian anemia pada ibu hamil di TPMB Bidan Ria Desa Sukaraya Kecamatan Karang Bahagia Kabupaten Bekasi. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif analitik dengan rancangan cross sectional untuk mengungkapkan hubungan antara variabel dependen dan independen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil yang memeriksakan Kadar Hb di TPMB Bidan Ria yaitu berjumlah 50 orang ibu hamil dan  teknik pengambilan sampel yaitu menggunakan total sampling dengan jumlah 50 orang. Pengumpulan data dengan cara menyebarkan kuisioner. Analisis statistik yang digunakan adalah dsitribusi frekuensi dan Chi Square. Hasil penelitian: memperlihatkan bahwa ibu hamil anemia yaitu sebanyak 18 orang responden ( 36%). Dan kejadian anemia pada ibu hamil diTPMB Bidan Ria sangat dipengaruhi oleh faktor-faktor diantaranya umur (p=0,001), paritas (p=0,007), Pendidikan(p=0,002), pekerjaan(p=0,007), pengetahuan(p=0,000) dan keterpaparan informasi(p=0,000). Variabel yang paling dominan berhubungan dengan kejadian Anemia Adalah pengetahuan dengan nilai OR 15,000 (CI 95%). Artinya ibu hamil yang memiliki Tingkat pengetahuan kurang memiliki peluang 15 kali untuk mengalami Anemia. untuk TPMB Bidan Ria agar lebih aktif lagi melaksanakan konseling-konseling gizi selama kehamilan dan penyuluhan-penyuluhan Kesehatan.