Rina Valensi
Administrasi Pendidikan, Universitas Riau

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Transformasi Pendidikan Anak Usia Dini melalui Inovasi Kurikulum Merdeka: A Case Study of a Community Learning Center Rina Valensi; Rodeka Rodeka; Erlisnawati Erlisnawati
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 5 (2026): in Progress
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i5.8552

Abstract

Implementasi Kurikulum Pendidikan Anak Usia Dini masih menghadapi tantangan, terutama terkait pengembangan kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik, kesiapan pendidik, serta karakteristik lembaga pendidikan nonformal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi inovasi kurikulum yang mencakup perencanaan, pelaksanaan, pengembangan, faktor pendukung dan penghambat, serta dampaknya terhadap proses pembelajaran. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi dari PAUD PKBM Habibie dan Hatta, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan SaldaƱa melalui tahapan kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inovasi kurikulum dilaksanakan melalui perencanaan berbasis kebutuhan peserta didik, pembelajaran yang berpusat pada anak, kegiatan bermain sambil belajar, eksplorasi lingkungan, serta pengembangan pembelajaran yang fleksibel dan kontekstual. Implementasi inovasi kurikulum berdampak positif terhadap perkembangan kepercayaan diri, kreativitas, komunikasi, kemandirian, dan partisipasi belajar anak serta meningkatkan profesionalisme guru. Penelitian ini menyimpulkan bahwa inovasi kurikulum pada PAUD PKBM Habibie dan Hatta merupakan strategi transformasi pendidikan yang adaptif, kontekstual, dan berkelanjutan dalam meningkatkan mutu layanan pendidikan anak usia dini.