Cerly Chairani Lubis
Institut Seni Indonesia Bandung

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Dari Realisme Ke Teater Hibrid: Transformasi Estetika Kelompok Teater Modern Indonesia Cerly Chairani Lubis; Monita Precillia
TONIL: Jurnal Kajian Sastra, Teater dan Sinema Vol 23, No 2: September 2026
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/tnl.v23i2.21508

Abstract

Perkembangan teater modern Indonesia menunjukkan hubungan dinamis antara pengaruh estetika Barat dan pencarian bentuk pertunjukan yang kontekstual dengan kebudayaan Indonesia. Realisme, terutama melalui sistem pemeranan Konstantin Stanislavski menjadi salah satu fondasi penting dalam pembentukan praktik keaktoran dan pendidikan teater modern. Namun, perkembangannya memperlihatkan kecenderungan pergeseran menuju bentuk pertunjukan yang lebih hibrid. Penelitian ini bertujuan menganalisis jejak realisme dalam perkembangan kelompok teater modern Indonesia serta mengidentifikasi proses transformasi estetik dari realisme menuju bentuk pertunjukan hibrid. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis melalui studi pustaka dan dokumentasi pertunjukan. Data mencakup naskah, arsip, rekaman pertunjukan, kritik teater, dan sumber ilmiah terkait Bengkel Teater Rendra, Studiklub Teater Bandung, Teater Populer, Teater Kecil, Teater Mandiri, dan Teater Koma. Analisis dilakukan secara interpretatif terhadap metode pemeranan, bentuk pemanggungan, tata artistik, dan perkembangan estetika pertunjukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa realisme tidak berhenti sebagai konvensi estetik, tetapi menjadi pijakan yang mengalami adaptasi dan reinterpretasi. Pertemuan dengan teater tradisi, epik, simbolisme, serta bentuk eksperimental menghasilkan estetika hibrid yang lebih cair dan kontekstual. Dengan demikian, transformasi tersebut merepresentasikan proses negosiasi kreatif dalam pencarian identitas teater modern Indonesia.