Lydia Theresia
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Antibiotik sebagai Praterapi Fecal Microbiota Transplantation pada Inflammatory Bowel Disease: Tinjauan Sistematis dari Uji Acak Terkendali dan Studi Kohort Prospektif Jihan Siti Muthmainah; Altisa Liviadianti; Fayyaza Khairunnisa; Inas Qonita; Anisa Nuraisa Djausal; Tri Umiana Sholeha; Lydia Theresia; Zahara Nurfatihah Z
JIMKI: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kedokteran Indonesia Vol 13 No 1 (2026): JIMKI: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kedokteran Indonesia Vol 13.1 (2026)
Publisher : BAPIN-ISMKI (Badan Analisis Pengembangan Ilmiah Nasional - Ikatan Senat Mahasiswa Kedokteran Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53366/jimki.v13i1.1165

Abstract

Pendahuluan: Inflammatory Bowel Disease (IBD) merupakan penyakit inflamasi kronis pada saluran cerna yang berhubungan dengan disbiosis mikrobiota usus. Fecal Microbiota Transplantation (FMT) dikembangkan untuk memulihkan keseimbangan mikrobiota, tetapi efektivitasnya masih bervariasi akibat banyaknya variasi praterapi. Tinjauan sistematis ini bertujuan mengevaluasi efektivitas dan keamanan pemberian antibiotik sebelum FMT pada pasien IBD. Metode: Tinjauan sistematis ini disusun sesuai pedoman PRISMA 2020. Pencarian literatur dilakukan pada PubMed/MEDLINE dan ScienceDirect hingga Mei 2026. Studi yang diinklusi meliputi uji acak terkendali dan studi kohort prospektif yang mengevaluasi penggunaan antibiotik sebelum FMT pada pasien IBD. Luaran utama adalah respons dan remisi klinis, sedangkan luaran sekunder meliputi remisi endoskopik, engraftment mikrobiota donor, biomarker inflamasi, dan keamanan terapi. Hasil: Antibiotik sebelum FMT berpotensi mendukung keberhasilan terapi dengan mengurangi disbiosis dan memfasilitasi kolonisasi mikrobiota donor. Sebagian besar studi melaporkan perbaikan respons dan remisi klinis, diversitas mikrobiota, engraftment donor, serta komposisi bakteri usus, meskipun besar manfaat bervariasi antarstudi. Beberapa studi juga melaporkan perubahan biomarker inflamasi dan metabolik. Simpulan: Pemberian antibiotik sebagai praterapi FMT berpotensi meningkatkan efektivitas terapi pasien IBD melalui peningkatan respons, remisi klinis, perbaikan komposisi mikrobiota usus, serta keberhasilan engraftment donor. Penelitian lebih lanjut dengan protokol yang terstandar diperlukan untuk menentukan jenis, dosis, dan durasi pemberian yang paling efektif.