Perkembangan teknologi digital telah mendorong perubahan perilaku masyarakat dalam memanfaatkan layanan transportasi berbasis aplikasi, termasuk Grab. Namun, tingkat penggunaan aplikasi Grab di kalangan mahasiswa Program Studi Administrasi Bisnis Universitas Malikussaleh masih tergolong rendah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh persepsi kegunaan, persepsi kemudahan penggunaan, kepercayaan, pengaruh sosial, aksesibilitas, dan persepsi harga terhadap tingkat penggunaan aplikasi Grab. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 96 mahasiswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji validitas, reliabilitas, uji asumsi klasik, regresi linear berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi kegunaan (t = 3,107; p = 0,003), pengaruh sosial (t = 3,173; p = 0,002), dan persepsi harga (t = 2,086; p = 0,040) berpengaruh positif dan signifikan terhadap tingkat penggunaan aplikasi Grab. Persepsi kemudahan penggunaan, kepercayaan, dan aksesibilitas tidak berpengaruh signifikan secara parsial. Secara simultan, seluruh variabel independen berpengaruh signifikan dengan F-hitung 15,075 dan signifikansi <0,001. Nilai R Square sebesar 0,504 menunjukkan bahwa 50,4% variasi tingkat penggunaan dapat dijelaskan oleh model penelitian. Penelitian menyimpulkan bahwa persepsi kegunaan, pengaruh sosial, dan persepsi harga merupakan faktor utama yang terbukti memengaruhi tingkat penggunaan aplikasi Grab.