Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Kepemimpinan dan Disiplin Kerja terhadap Kinerja Karyawan melalui Employee Engagement sebagai Variabel Intervening pada CV. Pesona Kerinci Transport 2021 - 2025 Edwin Andriansyah Damhuri; Lusiana; Vicky Brama Kumbara
Jurnal Siber Multi Disiplin Vol. 4 No. 2 (2026): Jurnal Siber Multi Disiplin (Juli - September 2026)
Publisher : Siber Nusantara Research & Yayasan Sinergi Inovasi Bersama (SIBER)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jsmd.v4i2.1186

Abstract

Industri jasa transportasi membutuhkan kinerja karyawan yang konsisten karena kualitas pelayanan, ketepatan waktu, keselamatan, dan kepercayaan pelanggan sangat bergantung pada sumber daya manusia. Research gap penelitian ini mengangkat kesenjangan penelitian mengenai hasil yang belum konsisten tentang pengaruh kepemimpinan dan disiplin kerja terhadap kinerja karyawan, baik secara langsung maupun melalui keterikatan karyawan. Penelitian bertujuan menguji pengaruh kepemimpinan dan disiplin kerja terhadap keterikatan karyawan dan kinerja karyawan serta pengaruh tidak langsung melalui keterikatan karyawan pada CV. Pesona Kerinci Transport tahun 2021–2025. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif terhadap 83 karyawan yang dipilih secara purposive dari populasi 85 karyawan. Data dikumpulkan melalui kuesioner, observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling dengan SmartPLS. Hasil menunjukkan bahwa kepemimpinan tidak berpengaruh signifikan terhadap keterikatan karyawan (β=0,199; p=0,069) maupun kinerja karyawan (β=0,183; p=0,095). Disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap keterikatan karyawan (β=0,557; p<0,001) dan kinerja karyawan (β=0,309; p=0,021). Keterikatan karyawan berpengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap kinerja (β=0,254; p=0,061). Pengaruh tidak langsung kepemimpinan dan disiplin kerja melalui keterikatan karyawan juga tidak signifikan. Novelty penelitian terletak pada temuan bahwa disiplin kerja menjadi prediktor yang paling konsisten, sedangkan keterikatan karyawan belum berfungsi sebagai mekanisme intervening yang efektif pada konteks perusahaan transportasi darat daerah.