Agung Sudiono Abadi
Stasiun Meteorologi Kelas I Tjilik Riwut, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, Kalimantan Tengah

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Sebaran Titik Panas dan Penurunan Kualitas Udara di Kota Palangka Raya Akibat Kebakaran Hutan dan Lahan Mahdana Mahdana; Reni Agustiani; Luqman Hakim; Agung Sudiono Abadi
Magnetic: Research Journal of Physics and It’s Application Vol. 6 No. 2 (2026): Magnetic: Research Journal of Physics and It’s Application
Publisher : Program Studi Fisika - Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/magnetic.v6i2.874

Abstract

Studi ini mengkaji dampak kebakaran hutan dan lahan di Kota Palangka Raya, ibu kota Kalimantan Tengah, selama periode bulan Juli hingga Oktober pada tahun 2022 dan 2023. Meskipun Kota Palangka Raya merupakan wilayah yang kaya akan hutan, kota ini sering mengalami kebakaran yang meningkatkan jumlah titik panas dan menurunkan kualitas udara, yang ditandai dengan tingginya konsentrasi PM 2.5. Dengan memanfaatkan Sistem Informasi Geografis (SIG), studi ini menunjukkan adanya peningkatan pada jumlah titik panas yang sangat besar pada tahun 2023, di mana Kecamatan Sabangau menjadi wilayah yang paling terdampak. Kualitas udara, yang diukur berdasarkan Indeks Kualitas Udara (AQI), juga mengalami penurunan drastis pada tahun 2023, dengan banyaknya hari yang dikategorikan sebagai tidak sehat. Curah hujan menunjukkan korelasi negatif dengan konsentrasi PM 2.5 dengan kekuatan hubungan rendah hingga sedang. Hal ini disebabkan oleh efek higroskopis, luasnya lahan gambut, serta pembakaran di bawah permukaan tanah yang menghasilkan asap pekat saat terkena air, sehingga konsentrasi PM 2.5 justru meningkat.