Jesika Trimanda Br Ginting
Universitas Negeri Medan

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH MICROTEACHING DAN LITERASI DIGITAL TERHADAP PELAKSANAAN PLP II MELALUI KEMAMPUAN TPACK PADA MAHASISWA PENDIDIKAN AKUNTANSI UNIVERSITAS NEGERI MEDAN Jesika Trimanda Br Ginting; Andri Zainal; Jufri Darma; La Hanu; Haryani Pratiwi Sitompul
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 6 No. 4 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v6i4.13037

Abstract

The implementation of School Field Introduction (PLP) II is a crucial stage for pre-service teachers to apply their teaching competencies directly in schools; however, accounting education students at Universitas Negeri Medan still exhibit gaps, including lesson modules that are not fully aligned with students' characteristics, suboptimal content mastery, and difficulties in managing heterogeneous classrooms. This study aims to analyze the influence of Microteaching and Digital Literacy on the Implementation of PLP II, both directly and through Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) as a mediating variable. The study employed a quantitative ex-post facto approach with a causal research design, involving 60 accounting education students from the 2022 cohort selected through total sampling technique. Data were collected using a Likert-scale questionnaire and analyzed using Structural Equation Modeling based on Partial Least Squares (SEM-PLS) with the assistance of SmartPLS. The results show that Microteaching has a positive and significant effect on both the Implementation of PLP II and TPACK competence, whereas Digital Literacy has no significant direct effect on the Implementation of PLP II but significantly influences TPACK competence. TPACK competence was found to have a positive and significant effect on the Implementation of PLP II and acts as a partial mediator in the Microteaching pathway and a full mediator in the Digital Literacy pathway. These findings conclude that digital technology mastery alone is insufficient to support optimal teaching practice; it must be converted into the ability to integrate technology, pedagogy, and content through strengthened TPACK, particularly through microteaching training oriented toward the integration of instructional technology prior to students undertaking PLP II. ABSTRAK Pelaksanaan Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) II merupakan tahap krusial bagi mahasiswa kependidikan untuk mengaplikasikan kompetensi mengajar secara nyata di sekolah, namun pada mahasiswa Pendidikan Akuntansi Universitas Negeri Medan masih ditemukan kesenjangan berupa modul ajar yang belum sesuai karakteristik siswa, penguasaan materi yang belum maksimal, serta kesulitan mengelola kelas yang heterogen. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Microteaching dan Literasi Digital terhadap Pelaksanaan PLP II, baik secara langsung maupun melalui Kemampuan Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) sebagai variabel mediasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif jenis ex-post facto dengan desain kausalitas, melibatkan 60 mahasiswa Pendidikan Akuntansi Stambuk 2022 yang ditentukan melalui teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Square (SEM-PLS) dengan bantuan SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Microteaching berpengaruh positif dan signifikan terhadap Pelaksanaan PLP II maupun Kemampuan TPACK, sedangkan Literasi Digital tidak berpengaruh signifikan secara langsung terhadap Pelaksanaan PLP II, namun berpengaruh signifikan terhadap Kemampuan TPACK. Kemampuan TPACK terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap Pelaksanaan PLP II serta berperan sebagai mediator parsial pada jalur Microteaching dan mediator penuh pada jalur Literasi Digital. Temuan ini menyimpulkan bahwa penguasaan teknologi digital semata belum cukup untuk mendukung praktik mengajar yang optimal, melainkan perlu dikonversi menjadi kemampuan integrasi teknologi, pedagogi, dan konten melalui penguatan TPACK, khususnya melalui pembekalan microteaching yang berorientasi pada integrasi teknologi pembelajaran sebelum mahasiswa melaksanakan PLP II.