p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal JURNAL ECONOMINA
Rahmat Hidayatullah
Universitas Mataram, Mataram, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Strategi Bertahan Hidup Petani Dalam Menghadapi Fluktuasi Harga Komoditas Rahmat Hidayatullah
JURNAL ECONOMINA Vol. 4 No. 1 (2025): JURNAL ECONOMINA, Januari 2025
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/economina.v4i1.1526

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi bertahan hidup petani dalam menghadapi fluktuasi harga komoditas yang seringkali menimbulkan ketidakpastian ekonomi di tingkat rumah tangga tani. Fluktuasi harga yang tajam, baik penurunan maupun kenaikan, membawa konsekuensi signifikan terhadap pendapatan, daya beli, serta keberlanjutan usaha tani. Oleh karena itu, pemahaman mengenai strategi adaptif yang dilakukan petani menjadi penting sebagai landasan bagi formulasi kebijakan yang berpihak pada sektor pertanian. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif untuk memperoleh pemahaman mendalam terkait pengalaman, persepsi, dan tindakan petani dalam menghadapi dinamika pasar. Informan penelitian ditentukan secara purposive, meliputi petani kecil, petani penggarap, dan petani pemilik lahan dengan berbagai komoditas yang rentan terhadap gejolak harga. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara induktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi bertahan hidup petani tidak hanya berkaitan dengan diversifikasi sumber pendapatan, tetapi juga melibatkan strategi sosial seperti gotong royong, pinjaman informal, dan pengelolaan jaringan sosial dalam komunitas. Selain itu, petani mengembangkan pola adaptasi jangka pendek melalui efisiensi biaya produksi serta strategi jangka panjang melalui diversifikasi usaha di luar sektor pertanian. Temuan ini memperlihatkan bahwa ketahanan petani terhadap fluktuasi harga sangat ditentukan oleh kombinasi strategi ekonomi dan sosial yang terintegrasi. Penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi dalam merumuskan kebijakan pertanian yang lebih responsif terhadap kebutuhan petani di tengah ketidakpastian pasar
Peran Dana Desa Dalam Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Kreatif Di Pedesaan Rahmat Hidayatullah; Pratama Putra
JURNAL ECONOMINA Vol. 4 No. 6 (2025): JURNAL ECONOMINA, Juni 2025
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/economina.v4i6.1561

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Dana Desa dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif di wilayah pedesaan. Dana Desa sebagai salah satu instrumen kebijakan pemerintah diharapkan mampu memberikan stimulus terhadap pembangunan ekonomi lokal dengan mengoptimalkan potensi dan kreativitas masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, serta analisis dokumen resmi terkait pemanfaatan Dana Desa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dana Desa memiliki kontribusi signifikan dalam meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat melalui pengembangan usaha kreatif berbasis potensi lokal, seperti kerajinan tangan, kuliner, seni budaya, dan pariwisata desa. Dukungan berupa pelatihan, akses permodalan, serta pembangunan infrastruktur turut memperkuat ekosistem ekonomi kreatif di pedesaan. Namun, penelitian ini juga menemukan sejumlah kendala, antara lain keterbatasan kapasitas sumber daya manusia, lemahnya manajemen usaha, dan masih rendahnya akses pemasaran produk ke tingkat yang lebih luas. Dengan demikian, peran Dana Desa tidak hanya bersifat finansial, tetapi juga strategis dalam membangun ekosistem yang mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan kapasitas aparatur desa, pendampingan berkelanjutan bagi pelaku usaha, serta integrasi dengan teknologi digital untuk memperluas pasar. Upaya ini diharapkan mampu menjadikan desa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi kreatif yang berdaya saing dan berkelanjutan.