Muhammad Fajrul Falah Alwi
Universitas Islam Negeri Syekh Wasil Kediri

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Efektivitas Kepemimpinan dalam Lembaga Pendidikan Islam: Tinjauan Berdasarkan Teori Penerimaan Putri Kurniawati; Muhammad Fajrul Falah Alwi
Journal of Policy Review and Innovation in Educational Management Vol. 1 No. 2 (2026): Juli 2026: Journal of Policy Review and Innovation in Educational Management (P
Publisher : CV. Gerasi Insan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56404/priem.v1i2.293

Abstract

Kepemimpinan dalam lembaga pendidikan Islam memegang peranan sentral dalam menentukan arah, keberhasilan dan kualitas lembaga secara keseluruhan. Keberhasilan lembaga pendidikan Islam tidak hanya ditentukan oleh kurikulum dan sumber dayanya, tetapi juga oleh gaya dan efektivitas kepemimpinan yang diterapkan. Salah satu teori yang relevan dalam mengkaji efektivitas kepemimpinan adalah teori penerimaan otoritas yang dikembangkan oleh Chester I. Barnard. Teori ini menekankan bahwa wewenang seorang pemimpin akan efektif jika perintah atau kebijakan yang disampaikan diterima secara sukarela oleh bawahannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana penerapan teori penerimaan dapat meningkatkan efektivitas kepemimpinan dalam konteks lembaga pendidikan Islam. Metode yang digunakan adalah penelitian kepustakaan dengan cara mengkaji literatur, buku dan artikel ilmiah yang relevan dengan topik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan berdasarkan teori penerimaan dapat menciptakan suasana kerja yang harmonis, meningkatkan partisipasi aktif warga lembaga, memperkuat loyalitas, dan mempermudah pencapaian visi dan misi lembaga. Namun penerapan teori ini tidak lepas dari berbagai tantangan, seperti perbedaan persepsi antar individu, kurangnya kompetensi komunikasi kepemimpinan, dan tekanan eksternal dari kebijakan pemerintah. Oleh karena itu, pimpinan lembaga pendidikan Islam perlu memiliki kemampuan komunikasi yang baik, integritas moral, dan kemampuan internalisasi nilai-nilai Islam dalam setiap kebijakan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap pengembangan model kepemimpinan pendidikan Islam yang efektif dan berkarakter.