Abrar Tanjung
Program Studi Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Lancang Kuning

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisa Nilai Pentanahan SUTT 150 kV Perawang - Siak Khalvi Nofrijon Saputra; Abrar Tanjung; Masnur Putra Halilintar
SainETIn : Jurnal Sains, Energi, Teknologi, dan Industri Vol. 10 No. 2 (2026): Sainetin
Publisher : Teknik Elektro Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/paqqqm51

Abstract

Saluran transmisi merupakan saluran yang berguna untuk menyalurkan energi listrik mulai dari pembangkitan sampai ke konsumen. Saluran transmisi baik yang SUTT (Saluran Udara Tegangan Tinggi) atau SUTET (Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi) tidak terlepas dari gangguan arus sambar petir, karena letak pemasangannya berada di luar yang bersinggungan dengan alam. Besarnya arus sambaran petir dengan nilai pentanahan mempengaruhi nilai tegangan gangguan yang terjadi pada menara. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh karakteristik petir sambaran 160 kA mengakibatkan Back Flashover, karena nilai tegangan pada isolator sebesar 1968,1 kV sedangkan batasan tegangan lompatan yaitu sebesar 1677,2 kV dengan kondisi pentanahan 11,9 ohm. Dengan penambahan panjang kawat tanah sebesar 5 meter menghasilkan nilai pentanahan sebesar 4,559 ohm dan masih dibawah nilai standar yaitu di bawah 10 ohm berdasarkan Buku Pedoman Pemeliharaan SUTT/SUTET PT. PLN (Persero) Dokumen No: PDM/STT/10:2014, sehingga dapat menurunkan tegangan pada isolator menjadi 1296,9 kV.
Analisis Efisiensi Daya Listrik Pada Generator Pembangkit Listrik Tenaga Diesel PT. PLN (Persero) ULP Bengkalis Kabupaten Bengkalis Syahrul Nizam; Abrar Tanjung; Arlenny
SainETIn : Jurnal Sains, Energi, Teknologi, dan Industri Vol. 10 No. 1 (2025): Sainetin
Publisher : Teknik Elektro Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/eq16g030

Abstract

Efisiensi daya listrik mengacu pada seberapa efisien suatu sistem atau perangkat dalam mengubah energi listrik menjadi bentuk energi yang diinginkan tanpa banyak kehilangan energi dalam bentuk panas atau suara. Semakin tinggi efisiensi daya listrik, maka semakin sedikit energi yang terbuang, dan semakin besar jumlah energi yang diubah menjadi bentuk yang berguna. Mesin unit C menunjukkan rentang efisiensi daya yang dihasilkan sekitar 60% hingga sekitar 97%. Unit Y mempunyai efisiensi daya sekitar 34,88% dan 37,81%. Sedangkan unit K mempunyai efisiensi daya sekitar 45,58% dan 62,19%. Unit M menunjukkan efisiensi daya sekitar 26,98%. Dari total 23 genset, genset yang menghasilkan daya listrik tertinggi adalah unit 12 yang menghasilkan daya sebesar 974,21 kW. Generator yang menghasilkan daya listrik paling rendah adalah mesin K 1 unit yang menghasilkan daya sebesar 269,85 kW. Meskipun sebagian besar unit memiliki kapasitas daya yang tinggi, namun beberapa unit memerlukan evaluasi lebih lanjut mengenai ketersediaan dan kondisi operasionalnya. Analisis penggunaan bahan bakar menyoroti pengaruh faktor-faktor seperti desain mesin, teknologi pembakaran, dan pengaturan operasional terhadap konsumsi bahan bakar. Rata-rata penggunaan bahan bakar pada unit mesin diesel PLTD adalah SFC (Specific Fuel Oil Consumption) sebesar 0,27 liter/kWh untuk mesin C. Mesin diesel Y, M, K rata-rata menggunakan bahan bakar sebesar 0,25 liter/kWh. Mesin dengan rasio daya per liter bahan bakar yang tinggi menunjukkan efisiensi yang baik dalam mengubah bahan bakar menjadi energi listrik. Hasil ini dapat memberikan wawasan berharga bagi penyedia layanan listrik untuk meningkatkan efisiensi operasional dan pengelolaan sumber daya. Kata Kunci : Efisiensi Daya, Pembangkit Listrik, Energi Listrik