Penelitian ini bertujuan untuk mengatahui keefektifan teknik improvisasi dalam pembelajaran drama siswa kelas VIII SMP NEGERI 2 Kabupaten Bulukmba dan untuk mengetahui perbedaan antara pemebelajaran drama dengan menggunakan teknik improvisasi dan pembelajaran drama tanpa menggunakan teknik improvisasi. Penelitian ini menggunakan desain kuasi eksperimen (eksperimen semu). Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Kabupaten Bulukumba sebanyak 231 siswa. Penentuan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik simpe rendom sampling atau pengambilan sampel secara acak sederhana. Berdasarkan pengambilan sampel dengan teknik tersebut diperoleh dua kelas yaitu kelas VIII-1 sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII-4 sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik tes yaitu pre-test dan post-test bermain drama. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik uji-t dengan memperhatikan syarat normalitas dan homogenitas. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan skor post-test kemampuan bermain drama siswa kelompok kontrol dengan kelompk eksperimen. Hal ini terbukti dari hasil uji-t skor post-test kelompok kontrol dan kelompok eksperimen diketahui nilai thitung 2,651 signifikan 5 % diperoleh nilai ttabel 1,67. Hail tersebut menunjukkan nilai th : 2,651 ttb : 1,67 pada signifikan 5% yang berarti ada perbedaan kemampuan bermain drama antara siswa kelompok eksperimen dengan siswa kelompok kontrol. Selanjutnya untuk selisih hasil skor rata-rata post-test kelompok eksperimen dengan kelompok kontrol yaitu 9,866-6,515 = 3,351. Dari hasil skro menunjukkan, skor kelompok eksperimen lebih tinggi dari pada kelompok kontrol, bererti pembelajaran bermain drama dengan menggunakan teknik improvisasi lebih efektif dibanndingkan pembelajaran bermain drama tanpa menggunakan teknik improvisasi.