Dimas Tamyiz Apit
Politeknik Penerbangan Indonesia Curug

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Keandalan Fire Shut Off Valve pada Pesawat Airbus A330 di PT GMF AeroAsia Dimas Tamyiz Apit; Andri Kurniawan; Mileniawan Januar R
Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health Vol. 5 No. 2 (2026): September 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetish.v5i2.9204

Abstract

Fire Shut Off Valve (FSOV) merupakan komponen kritis pada sistem fire protection pesawat Airbus A330 yang berfungsi menghentikan aliran bahan bakar dan hydraulic fluid menuju mesin apabila terjadi indikasi kebakaran. Tingginya frekuensi unscheduled removal pada komponen ini berpotensi menurunkan keandalan operasional pesawat dan menimbulkan biaya perawatan tidak terjadwal yang besar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat keandalan (reliability) FSOV serta mengidentifikasi akar penyebab utama kegagalannya. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan data unscheduled removal FSOV periode 2021–2025 yang diperoleh dari PT GMF AeroAsia, Tbk, diolah menggunakan Distribusi Weibull dua parameter untuk memperoleh nilai reliability, Mean Time To Failure (MTTF), dan failure rate, dilanjutkan dengan diagram Pareto dan diagram Fishbone untuk root cause analysis (RCA). Hasil penelitian menunjukkan nilai shape parameter (β) sebesar 1,80 dan scale parameter (η) sebesar 9.244,41 flight hours, dengan MTTF sebesar 8.220,92 flight hours. Pada interval waktu tersebut, nilai reliability FSOV sebesar 44,50%, CDF (unreliability) sebesar 55,50%, dan failure rate sebesar 0,000177 kegagalan per flight hours. Analisis Pareto mengidentifikasi valve stuck (54,41%) dan leak from body (26,47%) sebagai dua penyebab dominan unscheduled removal, sedangkan diagram fishbone mengungkap faktor manusia (installation error, complacency), metode kerja (ketiadaan dokumen kerja standar), material (korosi dan minimnya corrosion inhibiting compound protection), dan lingkungan (debu dan minimnya cleaning) sebagai akar penyebab valve stuck. Temuan ini menjadi dasar penyusunan usulan perbaikan guna meningkatkan keandalan FSOV pada pesawat Airbus A330.