Willdan Demexsi Rahmat
Universitas Singaperbangsa Karawang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Korelasi Tingkat Konsentrasi dan Kepercayaan Diri Atlet terhadap Keberhasilan Service pada Turnamen Tenis Meja Muhammad Amar; Muhammad Rifki Dharmawan; Willdan Demexsi Rahmat; Muhammad Nandi Agustin; Muhammad Arief Setiawan; A. Ine Aprilia Damai
Jurnal Olahraga dan Kesehatan Indonesia (JOKI) Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Olahraga dan Kesehatan Indonesia (JOKI)
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/joki.v7i1.6074

Abstract

Keberhasilan performa atlet dalam olahraga tidak hanya dipengaruhi oleh kemampuan fisik dan teknik, tetapi juga oleh aspek psikologis, seperti konsentrasi dan kepercayaan diri. Dalam cabang olahraga tenis meja, service merupakan teknik dasar yang sangat menentukan jalannya pertandingan sehingga diperlukan kesiapan mental yang baik untuk mendukung keberhasilannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat konsentrasi dan kepercayaan diri terhadap keberhasilan service pada turnamen tenis meja Kabupaten Karawang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Sampel penelitian berjumlah 30 atlet yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui angket skala Likert untuk mengukur tingkat konsentrasi dan kepercayaan diri serta tes keterampilan service untuk mengukur keberhasilan service atlet. Analisis data menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas, uji korelasi Product Moment Pearson, dan uji regresi linear berganda dengan bantuan IBM SPSS Statistics 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat konsentrasi memiliki hubungan signifikan terhadap keberhasilan service dengan nilai korelasi 0,684 dan kepercayaan diri memiliki hubungan signifikan dengan nilai korelasi 0,721. Secara simultan, kedua variabel memberikan kontribusi sebesar 62,6% terhadap keberhasilan service atlet tenis meja.