Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh teknologi keuangan, literasi keuangan, dan perencanaan keuangan terhadap inklusi keuangan pada coffee shop di Kabupaten Pringsewu. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik sampling jenuh terhadap 33 coffee shop. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan IBM SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknologi keuangan dan literasi keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap inklusi keuangan, sedangkan perencanaan keuangan berpengaruh signifikan dengan arah negatif. Temuan ini menunjukkan bahwa pemanfaatan teknologi keuangan dan peningkatan literasi keuangan dapat memperkuat inklusi keuangan, sementara perencanaan keuangan yang dilakukan secara mandiri belum sepenuhnya mendorong penggunaan layanan keuangan formal. Penelitian ini memberikan kontribusi empiris mengenai faktor-faktor yang memengaruhi inklusi keuangan pada pelaku usaha coffee shop serta menegaskan pentingnya perencanaan keuangan yang selaras dengan pemanfaatan layanan keuangan formal. This study aims to analyze the effects of financial technology, financial literacy, and financial planning on financial inclusion among coffee shop owners in Pringsewu Regency. A quantitative approach was employed using saturation sampling involving 33 coffee shops. Data were collected through questionnaires and analyzed using multiple linear regression with IBM SPSS. The results show that financial technology and financial literacy have positive and significant effects on financial inclusion, while financial planning has a significant negative effect. These findings indicate that the use of financial technology and improved financial literacy can strengthen financial inclusion, whereas independently conducted financial planning does not necessarily encourage the use of formal financial services. This study contributes empirical evidence on the factors affecting financial inclusion among coffee shop businesses and highlights the importance of aligning financial planning with the utilization of formal financial services.