Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Eksplorasi Loyalitas Wisatawan Melalui Citra Destinasi, Servisescape, Dan Kepuasan Wisatawan Di Rio By The Beach Naufal Sinatria; Fauzan Fuadi; Muhammad Lathief Syaifussalam
Jurnal Ilmu Administrasi Bisnis Vol 15, No 2 (2026)
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jiab.2026.49819

Abstract

Abstract: Data were collected through questionnaires with a sample of 205 tourists who had visited Rio Beach the beach tourist destination with a minimum age of 17. The data analysis process takes place quantitatively with descriptive and co-variance-based Structural Equation Model (SEM) analysis using the AMOS 25 application. The results of this study indicate that destination image has a significant effect on loyalty, destination image has a significant effect on tourist satisfaction, service escape has a substantial effect on loyalty, servicescape has a substantial effect on tourist satisfaction loyalty, tourist satisfaction has a significant effect on loyalty, destination image affects loyalty through tourist satisfaction and servicescape affects loyalty through tourist satisfaction.Abstrak: Data dikumpulkan melalui kuesioner dengan sampel 205 wisatawan yang telah mengunjungi destinasi wisata Pantai Rio by the beach dengan usia minimal 17 tahun. Proses analisis data berlangsung secara kuantitatif dengan analisis deskriptif dan analisis Structural Equation Model (SEM) berbasis co-variance dengan menggunakan aplikasi AMOS 25. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa citra destinasi memiliki pengaruh yang signifikan terhadap loyalitas, citra destinasi memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kepuasan wisatawan, servicescape memiliki pengaruh yang signifikan terhadap loyalitas, servicescape memiliki pengaruh yang signifikan terhadap loyalitas kepuasan wisatawan, kepuasan wisatawan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap loyalitas, citra destinasi mepengaruhi loyalitas melalui kepuasan wisatawan dan servicescape mempengaruhi loyalitas melalui kepuasan wisatawan.
SAPA Coretax : Sosialisasi dan Adaptasi Pelaporan SPT PPh 21 Melalui Coretax Fitria Fertha Agustina; Imam Subekti; Rima Wilantika; Naufal Sinatria; Fauzan Fuadi; Muhammad Lathief Syaifussalam; Raidah Hanifah; Meilia Wigati
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 3 (2026): Agustus
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/ysetvr13

Abstract

Perubahan sistem pelaporan Surat Pemberitahuan PPh 21 menggunakan Coretax dari sebelumnya melalui situs Direktorat Jenderap Pajak (DJP) berdampak pada integrasi data yang lebih efisien dan efektif. Namun, wajib pajak merasa membutuhkan pendampingan mengenai adaptasi sistem baru ini. Sosialisasi SAPA Coretax menyapa wajib pajak untuk membantu memberikan pemahaman sekaligus praktis agar dapat membuat pelaporan SPT secara mandiri. Hal ini, dibuktikan dengan hasil setelah sosialisasi dilakukan 16 peserta atau wajib pajak sudah bisa menginput SPT PPh 21 secara baik dan tepat.
Pelatihan dan Pendampingan: Anak Muda Melek Social Media Marketing Naufal Sinatria; Fauzan Fuadi; Muhammad Lathief Syaifussalam; Nur Aminudin; Dwi Feriyanto; Agus Wantoro; Andi Mulyono
Dharma: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Mei
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The aim of this marketing content creation training and mentoring is to increase students' understanding, creativity, and confidence in creating simple content, as a generation growing up in the digital era. The methods used include material delivery, interactive discussions, and direct practice. The results showed high student enthusiasm throughout the process, indicating that the learning approach aligned with their characteristics and needs. In addition to acquiring basic content creation skills, students also demonstrated positive developments in their expressive and collaborative abilities. These results demonstrate that hands-on learning is highly effective in developing students' digital competencies.
Edukasi Pengelolaan Sampah Botol Plastik Untuk Kesehatan Lingkungan & Ekonomi Masyarakat Naufal Sinatria; Vivi Andela; Zaki Adwin Ghifari; Zahra Yasofa; Nawang Ika Azizatun Rohmah; Siti Nurhaliza; Maharani Putri; Vitria Erina Putri; Alfa Rizal Rahmansyah
ALMUJTAMAE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/almujtamae.v6i2.24819

Abstract

Permasalahan sampah botol plastik merupakan isu lingkungan dan kesehatan masyarakat yang semakin kompleks, terutama di wilayah pedesaan dengan keterbatasan sistem pengelolaan sampah. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran, keterampilan, serta partisipasi masyarakat Desa Klaten, Kecamatan Gadingrejo dalam pengelolaan sampah botol plastik berbasis kesehatan lingkungan dan pemberdayaan ekonomi. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan edukatif dan partisipatif dengan mengintegrasikan prinsip Sustainable Development Goals (SDGs) dan konsep 6R (Refuse, Reduce, Reuse, Recycle, Repair/Refurbish, dan Recover/Remanufacture). Kegiatan meliputi koordinasi dengan pemerintah desa, edukasi pemilahan sampah botol plastik di tingkat sumber, serta penyediaan dan pemanfaatan kontainer sampah botol plastik yang dirancang secara ergonomis. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan perubahan perilaku masyarakat dalam pengelolaan sampah botol plastik, penurunan praktik pembuangan dan pembakaran terbuka, serta meningkatnya kebersihan lingkungan permukiman. Selain itu, sampah botol plastik yang terpilah memiliki nilai ekonomi lebih tinggi dan berpotensi menjadi sumber pendapatan tambahan bagi masyarakat. Program ini berkontribusi terhadap pencapaian SDG 3, SDG 6, SDG 8, SDG 11, dan SDG 12, serta menunjukkan bahwa pengelolaan sampah botol plastik berbasis pemberdayaan masyarakat dapat menjadi model pengabdian yang berkelanjutan dan replikatif.
Pengaruh Teknologi Keuangan, Literasi Keuangan, Dan Perencanaan Keuangan Terhadap Inklusi Keuangan Dina Anggraini; Naufal Sinatria
Mandiri : Jurnal Akuntansi dan Keuangan Vol. 5 No. 3 (2026): Oktober 2026
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah, Yayasan Mentari Meraki Asa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jak.v5i3.2134

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh teknologi keuangan, literasi keuangan, dan perencanaan keuangan terhadap inklusi keuangan pada coffee shop di Kabupaten Pringsewu. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik sampling jenuh terhadap 33 coffee shop. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan IBM SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknologi keuangan dan literasi keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap inklusi keuangan, sedangkan perencanaan keuangan berpengaruh signifikan dengan arah negatif. Temuan ini menunjukkan bahwa pemanfaatan teknologi keuangan dan peningkatan literasi keuangan dapat memperkuat inklusi keuangan, sementara perencanaan keuangan yang dilakukan secara mandiri belum sepenuhnya mendorong penggunaan layanan keuangan formal. Penelitian ini memberikan kontribusi empiris mengenai faktor-faktor yang memengaruhi inklusi keuangan pada pelaku usaha coffee shop serta menegaskan pentingnya perencanaan keuangan yang selaras dengan pemanfaatan layanan keuangan formal.   This study aims to analyze the effects of financial technology, financial literacy, and financial planning on financial inclusion among coffee shop owners in Pringsewu Regency. A quantitative approach was employed using saturation sampling involving 33 coffee shops. Data were collected through questionnaires and analyzed using multiple linear regression with IBM SPSS. The results show that financial technology and financial literacy have positive and significant effects on financial inclusion, while financial planning has a significant negative effect. These findings indicate that the use of financial technology and improved financial literacy can strengthen financial inclusion, whereas independently conducted financial planning does not necessarily encourage the use of formal financial services. This study contributes empirical evidence on the factors affecting financial inclusion among coffee shop businesses and highlights the importance of aligning financial planning with the utilization of formal financial services.